Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
7 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
7 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
7 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
7 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  PON

Banyak ASN Turun Jabatan Imbas Pilkada, Korpri Tutup MTQ dengan Asa Otonomi Birokrasi

Banyak ASN Turun Jabatan Imbas Pilkada, Korpri Tutup MTQ dengan Asa Otonomi Birokrasi
Ketum DPKN Korpri Prof Zudan Arif Fakrullah dalam penutupan MTQ Korpri Nasional ke-5 di Kendari, Sultra, Jumat, 19 November 2021. (foto: ist./rio)
Sabtu, 20 November 2021 02:31 WIB
KENDARI - Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) tingkat Nasional ke5 yang digelar dalam rangka peringatan HUT Korpri ke-50 resmi ditutup pada Jumat (19/11/2021) malam. Dalam sambutannya, Ketua Dewan Pengurus Korpri Nasional (DPKN) Prof. Zudan Arif Fakrullah berharap agar aparatur sipil negara (ASN) semakin dikuatkan oleh ALLAH dalam mencapai birokrasi yang otonom.

Zudan menuturkan, Saat ini banyak anggota Korpri-pejabat eselon I daerah yang diturunkan jabatannya menjadi eselon II, banyak yang dinon-jobkan sebagai imbas dari Pilkada. "Ini menjadi evaluasi kami dari Korpri," ujarnya.

Zudan menyebut situasi yang demikian itu sebagai kedukaan bagi ASN. "Duka karena selalu ada imbas politik, dari setiap kali ritual lima tahunan yaitu Pilkada,".

Berdasar pada situasi itu pula lah, HUT Emas Korpri mengangkat tema 'ASN Bersatu, Korpri Tangguh, Indonesia Tumbuh'.

"Saya mohon rekan-rekan ASN untuk mengokohkan diri, ASN bersatu untuk menghadapi hal-hal yang seperti ini," kata Zudan dari atas panggung MTQ Korpri Nasional ke-5 di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Dalam kesempatan itu Zudan berulang kali menyatakan permohonan maaf dan ampun pada ALLAH subhanahu wata'ala karena belum mampu menjaga sistem karir ASN untuk menghindari intervensi politik. "Sampai saat ini kami belum bisa menjaga sistem karir dan sistem merit anggota Korpri.".

"Kita terus berupaya, mudah-mudahan ke depan sistem kepegawaian kita bisa dilakukan evaluasi sehingga tidak ada lagi intervensi politik di dalam kehidupan birokrasi," kata Zudan.

Ia memungkasi, "Kalau bisa kita wujudkan otonomi birokrasi, mudah-mudahan akan menjadikan kita semua para ASN bisa berkontribusi kepada Ibu Pertiwi dengan lebih tenang dan menyusun sistem karir yang lebih berkepastian," pungkas Zudan.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:PON, Olympic, Voli, Sulawesi Tenggara
wwwwww