Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
6 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
6 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
6 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
6 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Peringkat Ketiga FIBA, Jadi Modal Timnas Bolabasket Putri Indonesia

Peringkat Ketiga FIBA, Jadi Modal Timnas Bolabasket Putri Indonesia
Christopher Tanuwidjaja. (Dok. PP Perbasi)
Sabtu, 20 November 2021 10:38 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Kepercayaan pemain Tim Nasional (Timnas) Bolabasket Putri Indonesia semakin tinggi setelah menempati peringkat ketiga di FIBA Women's Asia Cup 2021 Divisi B di Jordania. Prestasi itu menjadi modal berharga  untuk menghadapi SEA Games XXXI/2021 Hanoi.

"Tim yang akan main di SEA Games nanti memiliki kesempatan yang sama untuk meraih juara. Menariknya apakah nanti tuan rumah akan izinkan satu tim boleh memiliki seluruhnya pemain naturalisasi seperti peraturan sebelumnya atau pembatasan pemain naturalisasi. Itu akan mempengaruhi peluang dari masing-masing tim. Saat ini Indonesia sudah memiliki modal yang sangat baik setelah bermain cukup solid di Jordania. Tinggal pembenahan sedikit-sedikit saja," ujar Manajer Timnas Bolabasket Putri Indonesia, Christopher Tanuwidjaja.

Timnas Bolabasket Indonesia Putri saat ini sudah kembali ke keluarga masing-masing. Ini setelah mereka menjalani masa karantina sekembalinya dari Jordania.

"Kami sudah membubarkan tim yang kemarin turun di FIBA Women's Asia Cup 2021 Divisi B. Mereka sudah kembali ke tempat masing-masing setelah ada acara singkat dengan PP PERBASI. Saat ini kami liburkan dulu sampai dengan Januari," jelas Christopher Tanuwidjaja.

Christopher berharap Januari sudah ada kejelasan selanjutnya mau seperti apa program Timnas Bolabasket Indonesia Putri ke depan. Ini setelah dia menyerahkan program ke PP PERBASI. Oleh federasi, program tersebut kemudian akan dikaji.

Christopher optimistis menatap kejuaraan ke depan menyusul apiknya penampilan Henny Sujtiono dkk di FIBA Women's Asia Cup 2021 di Jordania lalu. Dengan persiapan dua bulan, para Srikandi Bolabasket Indonesia menggulung lawan-lawannya. Kazakhstan dua kali dilumpuhkan. Kemudian Iran juga dipaksa bertekuk lutut. Hasilnya, Indonesia mampu merebut peringkat ke tiga di ajang tersebut.

Meski begitu, Christopher tetap melihat ada kelemahan yang perlu dibenahi pada permainan Henny Sujtiono dkk. Terutama dalam kemampuan tim bermain sistem. Terlebih pada saat tertekan.

"Misal dalam kondisi ketinggalan dan lain lain, kemampuan kita dalam menjalankan sistem itu mendadak hilang. Padahal sebelumnya bagus dalam menjalankan sistem. Mungkin nervous atau tegang. Banyak kejadian seperti itu. Kejadian itu yang kita benahi terutama," jelas pria asal Surabaya tersebut.

Dari kaca mata Christopher, masalah ini terjadi karena timnas masih belum terbiasa jalankan sistem yang teratur. Pembenahan ini butuh waktu karena gak bisa cepat. "Saya yakin menjelang SEA Games atau even-even lain, saya yakin mereka lebih siap," tegasnya. ***

wwwwww