Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
7 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
7 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
7 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
7 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Olympic

Genangan Mandalika Tanda Proyek Hanya Kejar Tayang dan Asal Bos Senang

Genangan Mandalika Tanda Proyek Hanya Kejar Tayang dan Asal Bos Senang
Sirkuit Mandalika tergenang. (Foto: Istimewa)
Minggu, 21 November 2021 15:50 WIB

LOMBOK - Genangan air hujan di sejumlah titik di sekitaran area Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Sabtu (20/11) menunjukkan bahwa proyek infrastruktur tersebut hanya kejar tayang dan ABS atau "Asal Bos Senang".

Direktur Pusat Riset Politik Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam mengatakan, peristiwa genangan air hujan di area Sirkuit Mandalika harus menjadi perhatian serius karena sirkuit masih terbilang baru.

"Maka sudah dapat dipastikan ada kesalahan penataan bangunan maupun drainase yang kurang diperhatikan sebelumnya," ujar Saiful, Minggu (21/11/2021).

Menurut Saiful, kejadian tersebut memalukan karena tidak seperti yang dihebohkan selama ini bahwa pembangunan sirkuit Mandalika merupakan prestasi. Apalagi sudah ada biaya hingga 85 miliar untuk pengerjaan antibanjir di Mandalika.

"Perencanaannya seperti kacau. Betapa tidak di situ tampak terlihat drainasenya tidak berjalan dengan baik, terbukti masih terdapat genangan sampai-sampai bule turun tangan untuk mengatasinya," kata Saiful.

Saiful kembali mengatakan bahwa peristiwa tersebut sangat memalukan karena dianggap bertaraf internasional, tapi tidak dipikirkan mengenai drainasenya.

"Bisa jadi hal tersebut oleh karena disebabkan kejar tayang, dan yang penting asal bos senang 'ABS' tanpa memikirkan hal juga vital yakni soal drainase yang baik. Jangan sampai sirkuit justru kebanjiran oleh karena drainase yang buruk tersebut," pungkas Saiful.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Non Olympic, Nusa Tenggara Barat
wwwwww