Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
16 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
16 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
16 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
16 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
16 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
16 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Kembali Diguyur Hujan, Start Race 2 WSBK di Mandalika Ditunda

Kembali Diguyur Hujan, Start Race 2 WSBK di Mandalika Ditunda
Mandalika kembali diguyur hujan. (Foto: Antara)
Minggu, 21 November 2021 16:30 WIB

LOMBOK - Start balapan kedua World Superbike di Sirkuit Pertamina Mandalika ditunda menyusul hujan deras pada Minggu sore.

Situasi itu persis dengan apa yang terjadi dengan Race 1, yang seharusnya digelar pada Sabtu pukul 15:00, namun ditunda karena cuaca buruk sebelum diundur ke Minggu dan Superpole Race dibatalkan.

Para pebalap telah berjajar di grid, namun lima menit jelang warm-up lap, race director memutuskan untuk menunda Race 2 karena hujan.

Sontak, keputusan itu disoraki oleh ribuan penonton yang memadati tribun di sekitar paddock.

Toprak Razgatlioglu telah mengunci gelar juara dunia WSBK setelah finis runner-up di Race 1 pada Minggu pagi, mematahkan dominasi enam musim terakhir Jonathan Rea.

Rea, yang mengincar gelar juara dunia ketujuhnya secara beruntun, tampil habis-habisan demi menjuarai Race 1, dan mengubah defisit 30 poin menjadi 25 poin dengan satu balapan tersisa.

Namun Razgatlioglu berhak merebut gelar juara dunia musim ini karena secara matematis sang pebalap Turki akan tetap memuncaki klasemen meskipun ia gagal merebut poin dan Rea membawa 25 poin maksimal di balapan terakhir.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Non Olympic, Nusa Tenggara Barat
wwwwww