Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
22 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
23 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
22 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
22 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
11 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
6
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
22 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2021-2022

Dibungkam Persipura, Igor Kecewa

Dibungkam Persipura, Igor Kecewa
Igor Kriushenko. (Dok. ligaindonesia)
Senin, 22 November 2021 23:51 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SLEMAN - Dalam laga pekan 13 Seri 3 Liga 1 2020/21 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Senin (22/10/2021), Persikabo 1973 dibungkam Persipura Jayapura dengan skor 1-2. Kegagalan meraih poin penuh ini membuat pelatih Persikabo 1973, Igor Kriushenko  kecewa.

Gol Yohanes Pahabol dan bunuh diri Roni Beroperay hanya mampu dibalas sekali oleh Ciro Alves. Kekalahan ini, kata Igor, tak lepas dari banyak kesalahan mendasar yang dilakukan anak asuhnya. Pria asal Belarusia itu sampai bingung sendiri karena para pemain kerap melakukan salah umpan.

"Pertama saya ingin meminta maaf dulu kepada Kabomania dengan hasil yang kurang memuaskan hari ini. Saya tidak banyak komentar terkait game ini. Kesalahan kecil itu masih tetap terjadi entah mengapa," ungkap Igor.

"Pastinya saya akan menonton bagaimana kami bermain hari ini. Salah satu dari kesalahan itu adalah passing sederhana yang seharusnya akurasinya lebih baik lagi. Tapi ini saya juga bingung kenapa kesalahan ini selalu berulang-ulang padahal selalu diperbaiki," sambungnya.

Sementara itu Roni Beroperay, yang melakukan gol bunuh diri saat laga berumur delapan menit, yang menurutnya memberikan pengaruh terhadap permainan tim di babak pertama.

"Saya secara pribadi meminta maaf kepada Kabomania atas kesalahan yang saya buat, sehingga gol terjadi di babak pertama itu yang mungkin memengaruhi teman yang lain. Tapi kedepannya saya yakin, kami dan pelatih akan evaluasi kesalahan yang terjadi di laga ini," pungkasnya. ***

wwwwww