Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
21 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
23 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
22 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
22 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
21 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
12 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Nasional

PKS: Rakyat Siap jadi Garda Terdepan jaga Natuna

PKS: Rakyat Siap jadi Garda Terdepan jaga Natuna
Ilustrasi nelayan di Natuna Utara. (foto: ist/bbcindonesia)
Senin, 22 November 2021 11:55 WIB
JAKARTA - Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Bidang Politik Hukum dan HAM Sukamta dalam sebuah pernyataannya yang dikutip di Jakarta, Senin (22/11/2021) menyebut, ada aspirasi rakyat agar pemerintah menegakkan kedaulatan negara di laut Natuna Utara.

"Rakyat Indonesia geram dan merasa aneh terhadap sikap pemerintah Indonesia yang santai dalam menghadapi berbagai pelanggaran yang dilakukan oleh kapal-kapal milik Tiongkok di wilayah Laut Natuna Utara Indonesia. Rakyat ingin kedaulatan NKRI ditegakan dengan baik oleh pemerintah Indonesia. Di jaga harkat dan martabat Indonesia," kutipan pernyataan Sukamta yang diterima GoNEWS.co.

Sukamta mengatakan, para nelayan Indonesia juga siap untuk membantu pemerintah dalam hal ini.

"Bahkan jika perlu nelayan-nelayan Indonesia siap ditugaskan di garda depan wilayah Indonesia tersebut," ujar Sukamta.

Sikap rakyat yang demikian itu, kata Sukamta, juga karena rakyat merasa malu direndahkan oleh pemimpin negara tetangga yang menyebutkan Indonesia lemah dalam menghadapi Tiongkok di Laut Natuna Utara.

Sebelumnya, Kapal-kapal asal Tiongkok dikabarkan semakin sering masuk wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia dalam beberapa bulan terakhir. Jenis kapalnya beragam, mulai dari kapal nelayan, kapal riset, kapal penjaga pantai bahkan kapal perang Tiongkok.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:PON, Nasional, Kriminal, DKI Jakarta, Kepulauan Riau
wwwwww