Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
12 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
12 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
13 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
4
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
24 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
12 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
12 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2021-2022

Pelatih Persela Bilang Performa Jadi Penyebab

Pelatih Persela Bilang Performa Jadi Penyebab
Persela Lamongan. (Dok. ligaindonesia)
Kamis, 25 November 2021 03:08 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANTUL - Persela Lamongan kembali menelan kekalahan saat menghadapi Borneo FC pada laga pekan 13 Seri 3 Liga 1 2021/2022 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Selasa (23/11/2021) sore.

Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu gagal menang dalam 3 laga terakhir. Pelatih Persela Lamongan, Iwan Setiawan menyebut para pemain tampil di bawah top performance sehingga mampu dimanfaatkan Borneo FC untuk lebih banyak menekan pertahanan dan berhasil mencuri gol.

Sebelumnya ia sudah memprediksi bahwa anak asuhnya akan tampil di bawah top performance. Karena masa jeda pertandingan yang tidak terlalu panjang sehingga masa recovery Ahmad Bustomi dkk dirasa belum cukup untuk mengembalikan kebugaran kondisi fisik mereka.

“Kami pernah mengalami hal yang sama pada saat kami menghadapi pertandingan terpaut 3 hari. Jadi artinya di sini recovery belum cukup untuk tim kami,” ujar Iwan Setiawan.

“Jadi itu yang sebelum pertandingan saya takutkan dan itu terjadi ternyata tim kita tidak tampil dalam top performance,” sambungnya.

Selain itu absennya striker andalan Persela Lamongan, Ivan Carlos akibat hukuman akumulasi kartu juga berpengaruh terhadap kekuatan tim terutama di lini depan.

Tidak adanya pemain pelapis yang memiliki kualitas setara dengan pemain asal Brasil itu membuat permainan lini serang Persela Lamongan menjadi tumpul.

“Salah satu persoalan terbesar di tim kami di mana pada saat kita kehilangan Ivan Carlos. Kita tidak punya pemain pengganti yang punya kualitas, kira-kira tidak berbeda jauh dari Ivan Carlos,” tandasnya. ***

wwwwww