Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
22 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
22 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
22 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
22 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
22 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
22 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Cak Imin Inisiasi Refleksi Natal, Uskup Agung Jakarta: Ini Wujud Toleransi

Cak Imin Inisiasi Refleksi Natal, Uskup Agung Jakarta: Ini Wujud Toleransi
Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin saat menyambangi kantor Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Senin, 29 November 2021 kemarin. (Foto; Istimewa)
Selasa, 30 November 2021 14:44 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bakal menyelenggarakan Refleksi Natal dan Tahun Baru pada 21 Desember 2021 mendatang. Kabar ini disampaikan oleh Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin saat menyambangi kantor Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Senin, 29 November 2021 kemarin.

Cak Imin secara khusus mengundang Ketua KWI sekaligus Uskup Agung Keuskupan Agung Jakarta, Mgr Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo beserta jajaran KWI lainnya untuk menghadiri undangan Refleksi Natal dan Tahun Baru tersebut.

"Tujuan kami pertama mengundang Bapak Kardinal dan bapak-bapak dari KWI untuk bisa membantu menyukseskan acara Refleksi Natal. Setidaknya jika bapak Kardinal bisa hadir sangat membahagiakan," tutur Gus Muhaimin.

Kardinal Suharyo menyambut baik inisiatif Gus Muhaimin mengadakan Natalan yang dikemas dalam kegiatan bertajuk Refleksi Natal dan Tahun Baru. Menurutnya inisiatif tersebut adalah wujud dari toleransi antarumat beragama.

"Saya sendiri merasa bahwa inisiatif untuk mengadakan Natalan itu baik, sama dengan inisiasi mengadakan hari-hari besar keagamaan yang ada di Indonesia. Ini wujud dari toleransi, wujud dari usaha untuk menimba kebajikan-kebajikan, pesan-pesan, khidmat-khidmat dari berbagai macam agama yang ada di sini," kata Kardinal Suharyo.

Kardinal Suharyo memastikan, PKB juga akan memberikan porsi penyambutan yang sama bagi seluruh agama di Indonesia sebagai bentuk penghargaan pada persamaan dan keadilan bahwa semua warga negara adalah sama.

"Saya kira PKB tidak hanya akan menyambut Natal dengan refleksi, tapi juga agama-agama lain pasti akan mendapatkan kesempatannya," tutur Kardinal Suharyo.***

wwwwww