Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
11 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
13 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
19 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
4
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
7 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
8 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
13 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Nasional

Mahfud MD ke Debitur dan Obligor: Ingat! Yang Ditagih dari Anda Jauh Lebih Sedikit

Mahfud MD ke Debitur dan Obligor: Ingat! Yang Ditagih dari Anda Jauh Lebih Sedikit
Ketua Pengarah Satgas BLBI Mahfud MD di Senayan, Jakarta, Kamis, 2 Desember 2021. (foto: ist.)
Kamis, 02 Desember 2021 19:20 WIB
JAKARTA - Ketua Pengarah Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI) Mahfud MD mengingatkan para debitur dan obligor untuk membayar dana yang ditagih. Hal itu Ia sampaikan usai bertemu dengan Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti di Senayan, Jakarta, Kamis (2/12/2021).

Mahfud menuturkan, dalam pertemuan tersebut DPD RI mengungkap dugaan bahwa utang BLBI jumlahnya bukan hanya Rp110 miliar sebagaimana yang ditagih tapi mencapai Rp400 miliar.

"Ada yang bilang sampai Rp400 (miliar), ada yang bilang sampai Rp1.000 miliar dan sebagainya. Itu bagus saya bilang, tetapi Satgas BLBI itu menagih saja yang ada di dalam perjanjian keperdataan yang sudah disahkan oleh DPR dulu, yang disahkan oleh Mahkamah Agung," tegas Mahfud dikutip GoNEWS.co.

Mahfud mengatakan, munculnya dugaan ini harus menjadi pelajaran bagi para debitur dan obligor. "Ingat lho, ingat bahwa yang ditagih dari Anda itu jauh lebih sedikit dari yang secara wajar rakyat tahu, DPD tahu, bahwa Anda seharusnya membayar lebih banyak dari itu, masak ditagih yang sesuai dengan ada di catatan saja masih mau mangkir," tegasnya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Beladiri, Nasional, Nusantara, DKI Jakarta
wwwwww