Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
19 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
8 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
8 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
8 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
8 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Olympic

Sultan Minta Pemerintah Siaga dan Pastikan Bahan Pangan Tersedia bagi Warga Korban Semeru

Sultan Minta Pemerintah Siaga dan Pastikan Bahan Pangan Tersedia bagi Warga Korban Semeru
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) Sultan B Najamudin dalam suatu kegiatan. (Foto: Istimewa)
Sabtu, 04 Desember 2021 21:57 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA -  Gunung Semeru meletus pada sore hari ini, Sabtu (4/12/2021). Gunung api aktif yang terletak di Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Jawa Timur mengalami erupsi disertai guguran lava dan awan panas.

Berdasarkan laporan kebencanaan geologi terkait Gunung Semeru erupsi, dari Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) hari ini, Sabtu (4/12/2021) sebelum terjadinya erupsi tersebut, sudah dinyatakan bahwa Gunung Semeru memang termasuk gunung api dengan level Waspada hari ini.

Puluhan warga di Desa Sumberwuluh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dilaporkan mulai mengungsi akibat peristiwa tersebut Bahkan menuru Bupati Lumajang, ada satu warganya yang dinyatakan meninggal dunia.

Mendapatkan informasi tersebut, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) Sultan B Najamudin meminta kepada pemerintah melalui kementerian sosial RI dan segenap SKPD daerah terdampak untuk siaga penuh melakukan evakuasi dan menyiapkan segala kebutuhan pangan dan sandang warga di sekitar kawasan Semeru.

"Kami harap pemerintah daerah dan BNPB setempat siaga penuh untuk memastikan semua masyarakat terdampak segera mendapatkan fasilitas camp pengungsian dan kebutuhan pangan juga sandangnya," ujar Sultan, Sabtu (04/12/2021).

Meskipun jarang menimbulkan korban jiwa yang signifikan, Bencana erupsi atau gunung meletus, menurunya seringkali menyebabkan kerugian materi masyarakat dan tentunya dampak psikologis yang traumatik. Sehingga distribusi bantuan bahan makanan dan pakaian adalah hal yang harus diprioritaskan.

"Tercukupinya pangan dan juga sarana sanitasi di camp pengungsian sangat penting bagi kesehatan dan imunitas Para korban. Apalagi di tengah situasi pandemi Covid-19 yang mulai menunjukkan tanda-tanda peningkatan," ujarnya.

Semua kementerian terkait dan pemerintah daerah menurut manatan Gubernur Bengkulu itu, harus berkolaborasi menangani para korban. Mulai dari kebutuhan masker dan suplai pangan yang cukup dan seimbang. "Pastikan semua pengungsi aman dari paparan Covid," pungkasnya.

Gunung Semeru tercatat menggugurkan awan panas mengarah ke Besuk Kobokan, Desa Sapiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (4/12) pukul 15.20 WIB.

Berdasarkan catatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), guguran lava pijar teramati dengan jarak luncur kurang lebih 500-800 meter dengan pusat guguran berada kurang lebih 500 meter di bawah kawah.

Dampak erupsi paling parah dirasakan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Diketaui dua kecamatan di Lumajang gelap gulita, yakni Kecamatan Pronojiwo dan Candipuro.***

wwwwww