Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
21 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
22 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
21 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
21 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
21 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
21 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  Non Olympic
BWF World Tour Finals 2021

Yuta/Arisa Ketemu Dechapol/Sapsiree di Final

Yuta/Arisa Ketemu Dechapol/Sapsiree di Final
Yuta Watanabe/Arisa Higashino. (Foto: Humas PP PBSI-Indonesia)
Sabtu, 04 Desember 2021 17:16 WIB
Penulis: Azhari Nasution
NUSA DUA - Pasangan ganda campuran asal Jepang, Yuta Watanabe/Arisa Higashino ketemu wakil Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai di babak final ajang bulutangkis BWF World Tour Finals 2021. Ini merupakan pertarungan real final.

Kepastian itu didapat seusai Yuta/Arisa mengatasi perlawanan Tang Chun Man/Tse Ying Suet (Hong Kong). Bertanding di Bali International Convention Center & Westin Resort, Nusa Dua, Sabtu, (4/12/2021), Yuta/Arisa menang dengan skor 19-21, 21-9, 21-19 atas Tang/Tse melalui pertarungan yang berjalan 67 menit.

Selepas pertandingan, peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 itu mengaku kurang beruntung saat bermain di gim pertama. Tidak heran Yuta/Arisa kalah dengan skor tipis 19-21 dari wakil Hong Kong.

"Keberuntungan tidak memihak kami di gim pertama. Kami kalah tipis pada kesempatan ini," ungkap Yuta.

Baru pada gim kedua, runner-up SimInvest Indonesia Open 2021 itu mengaku baru bisa menguasai jalannya pertandingan. Strategi permainan keduanya mulai berjalan lancar sehingga bisa mengembangkan serangan.

"Kami mencoba mengubah pola penyerangan. Kami tahu shuttlecock di sini agak cepat. Untuk itu kami menyerang lawan," tambah Arisa.

Berkat kemenangan ini, Yuta/Arisa akan menghadapi wakil Thailand yang unggulan pertama, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanchai. Pasangan asal Negeri Gajah Putih itu lolos ke final sesuai menaklukan peraih medali perak Olimpiade Rio 2016, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying (Malaysia).

Pada laga semifinal, juara Daihatsu Indonesia Masters 2021 dan SimInvest Indonesia Open 2021 itu mengalahkan Chan/Goh dengan skor 21-8, 21-18. ***

Kategori:Non Olympic, Bali
wwwwww