Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
16 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
18 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
17 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
17 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
16 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
Madura United FC Boyong 23 Pemain Hadapi PSM
Sepakbola
16 jam yang lalu
Madura United FC Boyong 23 Pemain Hadapi PSM
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Prawira Bandung Diisi Pemain Hebat Termasuk Taj Davis Spencer

Prawira Bandung Diisi Pemain Hebat Termasuk Taj Davis Spencer
Taj Davis Spencer (Dok. iblindonesia)
Minggu, 05 Desember 2021 19:17 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANDUNG - Menjelang Indonesia Basketball League (IBL) 2022, Prawira Bandung telah merekrut pemain-pemain hebat, termasuk memilih Taj Davis Spencer di IBL Draft 2021 Foreign Player. Keputusan ini diambil pihak manajemen dalam upaya menebus kegagalan musim lalu.

Pemain ini punya latar belakang yang menarik, salah satunya selalu mencetak double-double di tim yang dibelanya. Ternyata Taj adalah putra dari mendiang Andre Devell Spencer.

Taj Davis Spencer tercatat sebagai pemain tim California Baptist University selama tahun 2014 hingga 2016. Di musim pertamanya, dia hanya sekali absen dari pertandingan. Bahkan selalu jadi starter. Taj mencetak lima kali double-double di musim pertama. Menghasilkan 12,4 points per game dan pernah mencetak 22 poin dua kali dalam karier basket kampus. Dia juga meraih penghargaan All-PacWest tahun 2015.

Latar belakang Taj cukup menarik. Dia lahir di Los Angeles, yang merupakan putra dari Andre Davell Spencer dan Kimberly Davis. Andre, ayah Taj, pernah bermain di NBA membela Atlanta Hawks, Golden State Warriors, dan Sacramento King selama berkarier di tahun 1992 hingga 1994. Meski bukan pemain bintang, namun Andre sudah menurunkan bakat kepada putranya. Andre meninggal di usia 56 tahun pada 2020 lalu. Bahkan ayah Taj juga pernah tampil di liga-liga internasional seperti bermain di Israel.

Setelah tidak masuk Draft NBA 2016, Taj mulai meniti karier profesionalnya di luar Amerika Serikat. Taj pernah membela Nou Basquet Xativa di liga Spanyol. Dalam 26 pertandingan, Taj mencetak rataan 23 PPG dan 11 RPG dengan FG precentage sebesar 49%. Sementara di musim 2019-2020, dia membela klub Mgzavrebi di Georgia-Superlegue. Taj mencetak double-double 10 kali dalam satu musim. Catatan rata-ratanya adalah 18,6 PPG dan 11,2 RPG dalam 15 game.

Taj bermain sebagai forward. Nantinya, bakal memperkaya Prawira Bandung di posisi tersebut. Termasuk memperbesar presentase poin tim yang kini diasuh oleh David Singleton tersebut. ***

wwwwww