Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
23 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
16 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
15 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
16 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
16 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
23 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Non Olympic
BWF World Tour Finals 2021

Strategi Sukses, Viktor Axelsen Naik ke Podium Juara

Strategi Sukses, Viktor Axelsen Naik ke Podium Juara
Viktor Axelsen. (Foto: Humas PP PBSI-Indonesia)
Minggu, 05 Desember 2021 19:00 WIB
Penulis: Azhari Nasution
NUSA DUA - Pebulutangkis tunggal putra asal Denmark, Viktor Axelsen sukses meraih podium tertinggi di BWF World Tour Finals 2021 meraih gelar back to back. Axelsen meraih gelar juara usai menang atas wakil Thailand, Kunlavut Vitidsarn di final dengan skor 21-12, 21-8 dalam waktu 43 menit.

Bertanding di Bali International Convention Center & Westin Resort, Nusa Dua, Bali, Minggu (5/12/2021), Axelsen terlihat tanpa kesulitan menghadapi peraih gelar Eddy Chong Most Promising Player of the Year 2021 itu.

Pada gim pertama, Axelsen membeberkan kunci sukses meraih kemenangan di laga ini seusai bisa mengendalikan permainan dari Kunlavut. Tidak heran pebulutangkis kelahiran 4 Januari 1994 itu unggul jauh dengan skor 21-12.

"Saya sukses menerapkan strategi yang terbaik pada pertandingan ini. Saya tahu lawan punya talenta luar biasa, jadi saya berusaha sabar meladeni permainan Kunlavut," ungkap Axelsen.

Pada gim kedua, Axelsen semakin di atas angin. Pemain jangkung ini mengaku lebih percaya diri seusai pada gim pertama meraih kemenangan melawan Kunlavut. Untuk itu pada gim kedua, peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 itu sukses mengunci kemenangan dengan skor 21-8 atas Kunlavut.

"Saya senang bisa kembali meraih gelar juara. Saya memenangkan pertandingan dengan tempo cepat. Saya di gim kedua mulai menguasai pertandingan dan sekali lagi dengan kemenangan ini,” ungkapnya.

Sementara bagi Kunlavut, pertandingan ini baginya sangat sulit. Sejak awal laga, dirinya mengaku sulit keluar dari tekanan Axelsen.

“Saya bermain dengan pemain yang punya karakter bermain sangat ulet, dia bisa mengontrol permainan saya. Saya sendiri sulit keluar dari tekanan dia,” imbuh Kunlavut.

Menjadi runner-up di HSBC BWF World Tour Finals 2021 menjadi sebuah kebanggan bagi Kunlavut. Pemain kelahiran 11 Mei 2001 mengaku mendapat banyak pelajaran sesuai tampil di ajang berhadiah total 1,5 juta dolar AS ini.

Ke depannya pemain berperingkat ke-23 dunia itu akan meningkatkan level permainan jika ingin meraih hasil yang maksimal.

“Ke depan saya belajar banyak dari sini. Semakin tinggi level turnamen para pemain yang bertanding levelnya,” imbuh Kunlavut.

Gelar juara HSBC BWF World Tour Finals ini menggenapi torehan Axelsen seusai menjadi juara di ajang SimInvest Indonesia Open 2021.
Minggu lalu, Axelsen sukses mengatasi perlawanan wakil Singapura, Loh Kean Yew lewat rubber game dengan skor 21-13, 9-21, 21-13. 


Hasil Final HSBC BWF World Tour Finals 2021, Minggu (5/12/2021):

Tunggal Putra: Viktor Axelsen (Denmark) vs Kunlavut Vitidsarn (Thailand), 21-12, 21-8

Tunggal Putri: An Se Young (Korea Selatan) vs Pusarla Venkata Sindhu (India), 21-16, 21-12

Ganda Putra: Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Jepang) vs Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (Indonesia), 21-16, 13-21, 21-17

Ganda Putri: Kim So Yeong/Kong Hee Yong (Korea Selatan) vs Nami Matsuyama/Chiharu Shida (Jepang), 21-14, 21-14. 

Ganda Campuran: Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai (Thailand) vs Yuta Watanabe/Arisa Higashino (Jepang), 21-19, 21-11. ***

Kategori:Non Olympic, Bali
wwwwww