Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
20 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
21 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
20 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
20 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
20 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
20 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru, Bamsoet Donasikan Enam Bulan Gaji dari MPR

Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru, Bamsoet Donasikan Enam Bulan Gaji dari MPR
Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo bersama influencer dan youtuber Atta Halilintar usai melepas para relawan, di Kantor IMI Pusat, Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (7/12/21). (foto; Istimewa)
Selasa, 07 Desember 2021 23:06 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendonasikan 6 bulan gajinya sebagai Ketua MPR RI mulai Desember 2021 hingga 6 bulan ke depan untuk membantu saudara sebangsa yang menjadi korban erupsi Gunung Semeru, di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Sekaligus melepas para Relawan Empat Pilar MPR RI, GERAK BS, Rescue IMI DKI Jakarta, Pemuda Pancasila, Indian Motorcycle, IMI Mobility Bidang Sosial, GAKESLAB DKI Jakarta, dan Majelis Taklim Baitul Shalihin yang akan berangkat dari Jakarta menuju Kabupaten Lumajang guna menyerahkan bantuan kepada korban erupsi Gunung Semeru.

"Saya juga mengajak para kolega di MPR RI yang terdiri dari 575 anggota DPR RI dan 136 anggota DPD RI, untuk terus terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dalam membantu korban erupsi Gunung Semeru, tanpa melihat daerah pemilihan, suku, agama, ras, golongan, maupun partai politik. Duka korban erupsi Gunung Semeru merupakan duka kita bersama. Jangan biarkan mereka menghadapinya sendirian. Selain peran dari pemerintah pusat dan daerah, dukungan dari masyarakat sipil lainnya juga sangat diperlukan melalui penyaluran berbagai bantuan sosial," ujar Bamsoet bersama influencer dan youtuber Atta Halilintar usai melepas para relawan, di Kantor IMI Pusat, Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (7/12/21).

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III Bidang Hukum & Keamanan DPR RI ini menjelaskan, sesuai himbauan BNPB, sesampainya di Kabupaten Lumajang, para relawan terlebih dahulu harus berkoordinasi dengan Posko setempat. Sehingga penyaluran berbagai bantuan baik dari segi sumber daya personil, peralatan, hingga bantuan logistik, dapat berjalan secara optimal dan efektif. Sekaligus menekankan keamanan dan keselamatan para relawan selama berada di lapangan.

"Relawan akan menyalurkan berbagai bantuan sosial dari donasi yang terkumpul. Antara lain berupa sembako, masker, selimut, termometer, karpet, matras, pembalut, pampers, pakaian, jas hujan, senter, makanan bayi, susu, gula, kopi, hingga peralatan mandi. Bantuan sosial ini diharapkan dapat melengkapi berbagai bantuan yang telah dikirimkan oleh BNPB, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Lumajang, Palang Merah Indonesia (PMI), dan berbagai pihak lainnya," jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini juga mengapresiasi langkah cepat BNPB, seiring dengan penanganan tanggap darurat bencana erupsi Gunung Semeru yang sedang berjalan, secara paralel juga akan mempersiapkan penanganan pasca bencana bagi warga yang terdampak. BNPB akan memberikan dana tunggu kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan sedang hingga berat akibat tertimbun abu vulkanik dari erupsi Gunung Semeru.

"BNPB akan membangun kembali rumah warga yang rusak. Selagi menunggu dibangun, BNPB akan berikan dana tunggu kepada warga yang terdampak untuk menyewa rumah sementara selama 6 bulan. Rencana pembangunan saat ini masih menunggu perizinan untuk penggunaan lahan dari pemerintah daerah. Kita harapkan prosesnya tidak memakan waktu lama," pungkas Bamsoet.***

wwwwww