Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
24 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
2
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
24 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
3
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
24 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
4
Demo Sumpah Pemuda di Jakarta, Massa SADAR Bawa Tuntutan Karhutla dan Tolak Oligarki
Umum
23 jam yang lalu
Demo Sumpah Pemuda di Jakarta, Massa SADAR Bawa Tuntutan Karhutla dan Tolak Oligarki
5
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
Sepakbola
22 jam yang lalu
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
Home  /  Berita  /  Lingkungan

Begini Kondisi Posko Pengungsian Korban Erupsi Semeru Menurut Ashanty

Begini Kondisi Posko Pengungsian Korban Erupsi Semeru Menurut Ashanty
Ashanty mengisahkan kondisi posko pengungsian korban erupsi Gunung Semeru di akun Instagramnya. (Foto: Instagram Ashanty_as)
Rabu, 08 Desember 2021 18:22 WIB
LUMAJANG - Ashanty mengisahkan kondisi posko pengungsian korban erupsi Gunung Semeru bersamaan dengan sejumlah unggahan dirinya kala berkunjung ke lokasi tersebut.

Melalui sejumlah unggahan di akun media sosialnya pada Selasa (7/12), Ashanty menyebut sejumlah erupsi masih terjadi dan abu vulkanik masih terasa di lokasi.

"Alhamdulillah sampai ke Posko Semeru. Masih ada beberapa erupsi semalam dan pagi tadi," tulis Ashanty yang terlihat mengenakan baju hitam, celana cokelat, serta sepasang sepatu bot. Ia juga tidak lupa memakai masker.

"Semoga segera pulih dan bisa beraktivitas kembali. Masker dan kacamata harus dipakai karena tadi keadaan di sana abunya masih terasa," lanjutnya.

Sebelum mengunjungi korban erupsi Gunung Semeru, Ashanty terlebih dahulu mengunjungi korban banjir bandang di Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, kota Batu, Malang, Jawa Timur.

Ashanty menyebut masih banyak kebutuhan para korban yang belum terpenuhi. Oleh karena itu, ia berharap banyak pihak yang bisa membantu korban sehingga kondisi bisa segera pulih.

"Apa pun bantuan dari kita akan sangat membantu, bahkan bisa bicara langsung dan merasakan apa yang mereka rasakan itu dukungan yang luar biasa. Pasca bencana masih banyak yang mereka butuhkan apa lagi trauma yang mereka lihat dan alami," tulis Ashanty.

Sebelumnya, berdasarkan pengamatan Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Gunung Semeru di Pos Gunung Sawur, erupsi bermula dari getaran banjir lahar atau guguran awan panas, Sabtu (4/12) pukul 14.47 WIB.

Abu vulkanik dari guguran awan panas sangat jelas teramati dan beraroma belerang mengarah ke Besuk Kobokan sekitar pukul 15.10 WIB. Awan panas menyapu beberapa daerah di sekitar kaki gunung.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan jumlah korban jiwa akibat erupsi Gunung Semeru, hingga Selasa siang (7/12), mencapai 34 orang. Selain itu, setidaknya ada 2.000 orang mengungsi.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:PON, Olympic, Lingkungan, DKI Jakarta, Jawa Timur
wwwwww