Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
17 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
17 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
17 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
17 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
17 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
17 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Olympic

Diduga Tembak Belasan Warga Maluku, Polri Pastikan Selidiki Dugaan Kesalahan Prosedur Brimob

Diduga Tembak Belasan Warga Maluku, Polri Pastikan Selidiki Dugaan Kesalahan Prosedur Brimob
Pasukan Brimob di Maluku diduga tembaki warga. (Foto: Istimewa)
Rabu, 08 Desember 2021 17:01 WIB

AMBON - Polisi buka suara terkait peristiwa penembakan yang diduga dilakukan oknum anggota Brimob di Maluku Tengah.

Hal itu disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono dalam doorstop Divisi Humas Polri pada Rabu, 8 Desember 2021.

Dia mengatakan bahwa peristiwa penembakan yang terjadi di Tamilouw, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, tersebut tidak hanya melukai masyarakat tetapi juga petugas.

"Maluku tengah, itu sudah ditangani Polda Maluku. Ada korban di sana, baik petugas maupun masyarakat," ucap Rusdi Hartono.

Dia pun menegaskan bahwa saat ini polisi telah turun untuk menyelidiki adanya dugaan kesalahan prosedur dalam tindakan-tindakan di lokasi tersebut.

"Propam Polda Maluku sudah turun untuk menyelidiki apakah ada kesalahan prosedur dalam tindakan-tindakan kepolisian yang dilakukan di Maluku Tengah tersebut," kata Rusdi Hartono.

Dia pun mengimbau masyarakat untuk memberikan ruang kepada Polisi dalam melaksanakan tugasnya.

"Belajar dari hal seperti ini, tentunya Polri mengimbau ketika kita sepakat bahwa hukum sebagai panglima, dan pada saat itu Polri sedang melaksanakan tugas penegakan hukum, maka masyarakat diimbau untuk bisa memberikan ruang kepada Polri untuk bisa melaksanakan tugasnya," tutur Rusdi Hartono.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Beladiri, Voli, Maluku, Maluku Utara
wwwwww