Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
19 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
19 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
19 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
19 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
19 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
18 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  SEA Games

Omicron Belum Masuk, Dinkes DKI Ingatkan Warga Tetap Taat Prokes

Omicron Belum Masuk, Dinkes DKI Ingatkan Warga Tetap Taat Prokes
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes DKI , Lies Dwi Oktavia (tengah). (Foto: Istimewa)
Rabu, 08 Desember 2021 17:07 WIB

JAKARTA - Setelah WHO mengindentifikasi adanya varian baru COVID-19 bernama Omicron, pemerintah kembali memberlakukan pembatasan akses kepada WNI maupun WNA yang berasal dari luar negeri.

Begitupun untuk wilayah DKI Jakarta sendiri, Dinas Kesehatan DKI menjelaskan tidak ada perbedaan penerapan sistem pembatasan yang signifikan dalam menghalau varian Omicron.

"Prinsipnya tetap, antisipasi untuk Omicron (seperti antisipasi terhadap varian lainnya), prinsipnya saat ini kan belum ada masuk (ke Jakarta) sehingga kekuatan kita mengadang di pintu masuk negara itu yang penting," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes DKI , Lies Dwi Oktavia kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (8/12/2021).

Salah satu pembatasan yang diterapkan sesuai dengan Kemenhub Nomor 23 Tahun 2021 adalah perpanjangan masa karantina bagi WNA dan WNI yang berasal dari luar negeri menjadi 10 hari.

Namun untuk WNA dan WNI yang punya riwayat perjalanan dari negara berisiko tinggi varian Omicron, dilarang untuk masuk ke Indonesia.

Terkait masa karantina, Lies mengimbau masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan sebagai mana mestinya. "Karantina dilaksanakan dengan baik, kemudian prinsip umumnya untuk masyarakat tetap, pakai masker, karena kalau pakai masker, yang menyebabkan dia (virus COVID-19), tidak bisa masuk saluran napas kita dengan masker," pungkas Lies.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, SEA Games, DKI Jakarta
wwwwww