Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
20 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
20 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
20 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
19 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
20 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
19 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Olympic

Minta Hentikan Provokasi di Laut Natuna Utara, Front Anti Dominasi Asing Geruduk Kedubes China

Minta Hentikan Provokasi di Laut Natuna Utara, Front Anti Dominasi Asing Geruduk Kedubes China
Ilustrasi massa saat demo di Kedubes China. (Foto: Istimewa)
Rabu, 08 Desember 2021 17:11 WIB

JAKARTA - Sekelompok aktivis yang tergabung dalam Front Anti Dominasi Asing menggeruduk Kantor Kedutaan Besar Republik Rakyat China (RRC) pada Rabu siang (8/12).

Mereka berunjuk rasa terkait klaim sepihak dari Pemerintah Negara Komunis RRC atas Wilayah Laut Natuna Utara (Laut China Selatan).

Selain itu, China diprotes karena melakukan perintah penghentian pengeboran minyak, dan latihan Militer Indonesia di Natuna Utara. Sebab, hingga kini tidak ada tindakan tegas Pemerintah RI atas intervensi RRC tersebut.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL di lokasi, puluhan massa yang berkumpul di depan pintu gerbang Kantor Kedubes RRC tersebut membentangkan spanduk bertuliskan "Kemlu RI Jangan Jadi Antek Beijing, Protes Dong ke RRC!" dan pamflet-pamflet protes atas diamnya pemerintah Indonesia.

Koordinator Front Anti Dominasi Asing Mohammad Jumhur Hidayat dalam orasinya meminta Kedubes RRC untuk Indonesia segera menghentikan provokasi-provokasi terkait Laut Natuna Utara.

"Hentikan provokasi-provokasi RRC terhadap kedaulatan NKRI di wilayah Laut Natuna Utara," tegas Jumhur di depan Kantor Dubes RRC untuk Indonesia, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu siang (8/12/2021).

Aktivis yang lantang bersuara sejak Rezim Orde Baru ini juga meminta pemerintah RRC tidak lagi membodoh-bodohi rakyat Indonesia melalui intervensi ke Pemerintah RI.

"Hentikan segala bentuk intervensi baik langsung maupun tidak langsung kepada RI karena kami rakyat Indonesia tidak bodoh dan buta," tegasnya.

"Pernyataan sikap ini kami sampaikan untuk dicamkan dan dilaksanakan sebelum kami mendesak Pemerintah RI memutuskan kembali hubungan diplomatik dengan RRC," demikian Jumhur.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww