Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
12 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
12 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
23 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
12 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
12 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
12 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
Home  /  Berita  /  Beladiri

Berkas Perkara Video Porno Belum Lengkap, Polisi Kembali Periksa Gisel

Berkas Perkara Video Porno Belum Lengkap, Polisi Kembali Periksa Gisel
Ilustrasi Video porno Gisel. (foto: Istimewa)
Sabtu, 11 Desember 2021 08:17 WIB
JAKARTA - Polisi memeriksa artis Gisella Anastasia terkait kasus dugaan tersebarnya video porno pada Jumat (10/12) untuk melengkapi berkas perkara.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E. Zulpan mengatakan bahwa jaksa peneliti menilai berkas perkara kasus Gisella belum lengkap.

"Pemeriksaan tambahan ini dilakukan atas petunjuk dari jaksa terkait berkas perkara yang dianggap ada yang belum lengkap," ujar kata Zulpan kepada wartawan, Jumat (10/12).

Zulpan menjelaskan bahwa pemeriksaan tersebut berlangsung selama kurang lebih satu jam. Penyidik, kata dia, melontarkan sekitar 12 pertanyaan kepada Gisel yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Namun demikian, Zulpan enggan merinci lebih lanjut mengenai materi pemeriksaan ataupun kekurangan dari berkas perkara. "Ada beberapa pertanyaan diberikan penyidik pertanyaan terkait dengan petunjuk jaksa untuk melengkapi berkas yang dilakukan yang dianggap kurang, sehingga dilakukan pemeriksaan tambahan," tandas Zulpan.

Gisel ditetapkan tersangka perkara video pornografi pada 29 Desember 2020. Sejak saat itu, Gisel wajib lapor dan tidak ditahan. Dalam perkara ini, penyidik menggunakan Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 dan atau Pasal 8 Undang-Undang nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi untuk mempersangkakan kedua tersangka.

Sementara, penyebar video syur tersebut berinisial PP dan MN telah divonis hakim dengan pidana sembilan bulan penjara dan denda Rp50 juta subsider tiga bulan kurungan.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Beladiri, DKI Jakarta
wwwwww