Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
21 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
22 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
22 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
22 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
20 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
12 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  PON

Tri Tito Dorong Keluarga-Keluarga Kembalikan Kehangatan Komunikasi

Tri Tito Dorong Keluarga-Keluarga Kembalikan Kehangatan Komunikasi
Ketum TP PKK Tri Tito dalam suatu acara virtual. (foto: ist./puspen kemendagri)
Sabtu, 11 Desember 2021 19:53 WIB
JAKARTA - Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Tito, mendorong keluarga-keluarga Indonesia untuk tangguh dalam beradaptasi dengan digitalisasi komunikasi. Hal itu Ia sampaikan dalam siaran resmi yang dibaca di Jakarta, Sabtu (11/12/2021).

"Pembelajaran sosial akibat kemajuan teknologi informasi pada era digital ini, benar-benar telah mengubah sikap perilaku sebagian besar masyarakat, baik secara individu maupun kelompok. Sistem relasi kita sebagai keluarga, juga ikut terpengaruh. Kehangatan hubungan antar anggota keluarga seakan terabaikan, karena semuanya cukup dikomunikasikan melalui gawai kita masing-masing," katanya Tito dikutip GoNEWS.co.

Tri menekankan, agar kondisi ini tidak dianggap sepele oleh masyarakat. Proses penyadaran diri maupun antaranggota keluarga terhadap kondisi ini, harus sedini mungkin dilakukan.

"Kita harus mampu mengembalikan ruh kehangatan komunikasi di dalam keluarga agar komunikasi yang terbangun dalam lingkup sosial yang lebih luas, juga tetap terjaga secara harmonis," harap Tri yang juga menjabat Ketua Bidang III Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM) itu.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:PON, Voli, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww