Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
23 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
24 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
3
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
24 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
4
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
22 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
Madura United FC Boyong 23 Pemain Hadapi PSM
Sepakbola
23 jam yang lalu
Madura United FC Boyong 23 Pemain Hadapi PSM
Home  /  Berita  /  Kriminal

DPR Sebut Erupsi Semeru jadi Pelajaran soal Mitigasi Bencana

DPR Sebut Erupsi Semeru jadi Pelajaran soal Mitigasi Bencana
Gadis kecil berlari menjauh dari Gunung Semeru yang mengalami erupsi beberapa waktu lalu. (gambar: tangkapan layar video ist.)
Senin, 13 Desember 2021 22:02 WIB
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Ace Hasan Syadzily menyebut, erupsi Semeru memberi pelajaran mengenai pentingnya mitigasi bencana. Hal itu Ia sampaikan dalam RDP Komisi VIII DPR RI dengan Kepala BNPB di Gedung Nusantara II, Senayan Jakarta, Senin (13/12/2021).

Sejatinya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memiliki peta rawan bencana, termasuk Peta Gunung Aktif yang kemudian bisa dipersiapkan jika sewaktu-waktu terjadi bencana. Tapi mengutip pendapat Anggota DPR RI yang sekaligus Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, dari sekitar delapan ribu desa di Indonesia, hanya 9,5 persen yang memiliki sistem peringatan dini bencana, dan 6 persen yang memiliki jalur evakuasi. "Jadi artinya masyarakat harus mempersiapkan diri untuk menghadapi bencana," ujar Ace.

"Bahkan kalau kita ke Bandung saja (yang berdekatan dengan ibu kota, red), baik potensi banjir, longsor, gunung merapi yang merupakan patahan Lembang, menurut saya saat ini kita tidak punya kemampuan resilience bencana. Sehingga yang terjadi di Semeru ini memang karena kita belum siap. Belum mempersiapkan diri untuk evakuasi, tempat pengungsian dan lainnya. Hal itu tentu sangat kita sesalkan," sambung Ace dikutip GoNEWS.co

Sebagai pengingat, revisi Undang-Undang Kebencanaan menjadi salah satu hajat legislasi di Komisi VIII DPR RI.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Nasional, Kriminal, DKI Jakarta
wwwwww