Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
19 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
19 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
19 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
19 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
19 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
18 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Herman Wewe Comeback

Herman Wewe Comeback
Herman Wewe. (Dok. iblindonesia)
Rabu, 15 Desember 2021 03:05 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SURABAYA - Indonesia Basketball League (IBL) musim 2022 penuh daya pikat. Herman atau yang dikenal di kalangan basket sebagai "Wewe" ikut meramaikannya. Kali ini, dia bersama tim Dewa United Surabaya. Karena sudah lama gantung sepatu, mungkin beberapa IBL Fans lupa dengan siapa pemain ini.

Wewe merupakan pemain kelahiran Siantar, 28 Februari 1989. Dia pergi dari CLS Knightss Surabaya di tahun 2017, namun sebelumnya sudah membela tim asal Kota Pahlawan tersebut sejak NBL 2011-12. Center setinggi 193 cm tersebut selalu menjadi andalan para arsitek CLS Knights, termasuk yang terakhir yakni Kim Dong-won dan Wahyu Widayat Jati.

Di era kepalatihan Coach Kim, khususnya di musim 2014-15, Wewe menjadi center utama. Hanya sekali absen dari 33 laga di musim reguler. Kontribusinya waktu itu yakni 6,0 PPG dan 3,2 RPG. Sementara Wewe juga menjadi bagian penting dari tim CLS Knights yang menjadi juara di IBL 2016, saat mereka ditangani Wahyu Widayat Jati.

Berbicara soal kemampuan, Wewe memiliki tinggi badan dan bisa menjaga paint area dengan baik. Tapi soal usia dan performanya masih perlu dipertanyakan lagi. Karena saat pensiun dari liga profesional, dia mengalami cedera lutut. Mungkin Dewa United melihat bahwa cedera tersebut sudah sembuh total dalam waktu empat tahun terakhir, sehingga Wewe siap tampil kembali.

Soal kebutuhan tim, Wewe bakal jadi mengisi bagian yang hilang di tim tersebut. Karena sejak sepeninggalan Galank Gunawan (pemain di IBL Pertamax 2020), Dewa United yang sebelumnya bernama Louvre Surabaya kesulitan di paint area. Mereka belum menemukan sosok bigman yang tepat. Apalagi kalau itu dalam konteks bigman lokal. Jadi kehadiran Wewe akan sangat membantu rotasi pemain Dewa United. ***

wwwwww