Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
19 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
19 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
19 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
19 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
19 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
19 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2021-2022

Persela Lamongan Ditangani Jafri Sastra

Persela Lamongan Ditangani Jafri Sastra
Jafri Sastra (Dok. ligaindonesiabaru)
Selasa, 21 Desember 2021 18:49 WIB
Penulis: Azhari Nasution
LAMONGAN - Persela Lamongan menunjuk Jafri Sastra sebagai pelatih untuk menghadapi putaran kedua Kompetisi Liga 1 2021/2022. Penunjukan Jafri Sastra itu diumumkan Manajer Tim Persela Lamongan, Edy Yunan Achmadi.

Menurut Edy, pelatih asal Padang itu telah mempresentasikan program kepelatihannya sebelum resmi diperkenalkan kepada publik sebagai pelatih baru Persela Lamongan. “Iya, kita sudah mencapai kesepakatan dengan coach Jafri Sastra,” kata pria yang akrab disapa Yunan itu.

Manajemen menjelaskan kesepakatan antara Persela Lamongan dan Jafri Sastra terjalin pada Minggu (19/12/2021), lalu resmi diperkenalkan sebagai pelatih dan langsung memimpin latihan Senin (20/12/2021) sore.

Jafri Sastra mengatakan bahwa misinya bergabung bersama Persela Lamongan untuk membantu tim keluar dari situasi buruk dimana saat ini Ahmad Bustomi dkk masih terjerembab di zona degradasi. Ia mencoba meningkatkan kepercayaan diri pemain dengan memberikan motivasi untuk bangkit kepada pemain.

“Kondisi tim sedang tidak bagus, kita berada di zona degradasi. Tapi masih ada kesempatan, kita punya 17 game lagi, kita harus bangkit,” ujar Jafri Sastra dihadapan pemain Persela Lamongan.

“Kita harus bekerja keras satu sama lain, saling jaga kekompakan, bekerja keras bersama, saling support, saling beri doa,” imbuhnya.

Ditunjuknya nama Jafri Sastra sebagai pelatih baru Persela Lamongan cukup mengejutkan. Karena selama ini tim yang identik dengan jersey biru langit itu dikaitkan dengan sejumlah nama-nama yang santer memiliki kans cukup besar melatih Persela Lamongan seperti Milomir Seslija, Kurniawan Dwi Yulianto, I Putu Gede, Joko Susilo, dan Jaya Hartono. ***

wwwwww