Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
21 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
10 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
3
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
10 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
10 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
10 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  PON

Per Hari, 5-7 Bus di Kampung Rambutan Ditegur karena Tak Laik Jalan

Per Hari, 5-7 Bus di Kampung Rambutan Ditegur karena Tak Laik Jalan
Ilustrasi penumpang dan bus di terminal. (foto: dok. ist. via merdeka)
Jum'at, 24 Desember 2021 05:34 WIB
DEPOK - Kepala Terminal Kampung Rambutan Yulza Ramadhoni mengungkapkan, pihaknya menegur setidaknya 5-7 bus per hari karena tak laik jalan. Hal itu Ia sampaikan kepada wartawan di Jakarta, Kamis (23/12/2021).

"Per harinya itu kita dapat lakukan pemeriksaan ramp check sampai 20 bus. Rata-rata per hari ada lima-tujuh bus yang kita beri teguran karena tidak laik jalan," ujar Yulza dalam lansiran antaranews.com yang dikutip GoNEWS.co di Depok, Jawa Barat, Jumat (24/12/2021).

Yulza menambahkan temuan itu kemudian disampaikan ke pihak Perusahaan Otobus (PO) untuk diminta membenahi bus mereka apabila ingin dapat beroperasi saat momen libur hari raya Natal dan Tahun Baru 2022.

"Bus AKAP yang tidak laik jalan karena tidak memiliki alat pemadam api ringan (APAR), lampu tidak berfungsi yang termasuk aspek keselamatan dalam operasional mengangkut penumpang," ujar Yulza.

Yulza mengatakan apabila setelah diberi teguran pihak PO membenahi armada mereka maka bus kembali diperbolehkan beroperasi.

"Selama momen Natal dan Tahun Baru ini kita setiap harinya melakukan ramp check. Kita juga lakukan pemeriksaan kesehatan kepada awak bus, untuk memastikan mereka sehat ketika bertugas," ujar Yulza.

Yulza mengatakan, ramp check dilakukan dengan melibatkan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) dan TNI-Polri.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Sumber:antaranews.com
Kategori:PON, DKI Jakarta, Jawa Barat
wwwwww