Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
14 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
14 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
14 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
14 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
15 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
24 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Beladiri

Buku 'Usut Tuntas Dugaan Korupsi Ahok' akan Diserahkan ke KPK

Buku Usut Tuntas Dugaan Korupsi Ahok akan Diserahkan ke KPK
Jilid depan buku 'Usut Tuntas Dugaan Korupsi Ahok'. (gambar: ist.)
Senin, 27 Desember 2021 19:26 WIB
DEPOK - Buku 'Usut Tuntas Dugaan Korupsi Ahok' menjadi sorotan setelah menjadi pemberitaan bahwa karya Marwan Batubara ini akan diserahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Berbagai pemberitaan yang dibaca di Depok, Jawa Barat, Senin (27/12/2021) menyebut, Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie M. Massardi lah yang akan menyelenggarakan buku tersebut ke komisi anti rasuah.

Buku karya pegiat anti-korupsi dan peneliti sumber daya alam Indonesia Marwan Batubara itu, dicetak pada Tahun 2017. Pantauan GoNEWS.co di pasar daring, buku seharga Rp35.000 itu sudah tak lagi tersedia. Tapi berbagai toko online masih memiliki stok buku untuk berbagai judul lain yang mengulas sosok mantan Gubernur DKI itu.

GoNews.co (gambar: tangkapan layar di sa
(gambar: tangkapan layar di salah satu onlineshop)

Adhie M. Massardi menyatakan, data dalam buku ini sebenarnya tak lebih banyak dari apa yang sudah dimiliki KPK.

"Sebenarnya apa yang kami punya (dokumen korupsi Pemprov DKI) hanya sebagian kecil saja dari yang dimiliki KPK," ujar Ketua Komite Eksekutif KAMI itu dalam lansiran rmol.id.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Beladiri, Metropolitan, Nasional, Jawa Barat
wwwwww