Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
14 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
14 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
14 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
4
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
13 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
13 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
23 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Beladiri

Keluarga Korban Pencabulan Anak Tangkap Sendiri Pelaku

Keluarga Korban Pencabulan Anak Tangkap Sendiri Pelaku
Ilustrasi pencabulan anak. (foto: ist.)
Senin, 27 Desember 2021 18:50 WIB
JAKARTA - Keluarga di Bekasi, Jawa Barat, akhirnya menangkap sendiri A (35), pelaku pencabulan terhadap anak. A ditangkap saat hendak melarikan diri ke stasiun kereta api pada Senin (27/12/2021) siang.

TribunJabar.id melansir, A sebenarnya telah dilaporkan ke polisi atas kasus pencabulan terhadap S (11) namun Polres Metro Bekasi tak kunjung mengambil tindakan untuk menangkap pelaku. Pihak kepolisian mengakui tidak langsung menangkap pelaku karena masih proses penyelidikan.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Aloysius Suprijadi menjelaskan, aksi pencabulan diketahui terjadi pada Sabtu (18/12/2021), kemudian dilaporkan pada Selasa (21/12/2021). Pada hari itu pihak kepolisian telah memeriksa saksi dan hasil visum. Namun sebelum polisi bertindak, keluarga korban bersama warga lebih dulu mengambil tindakan sendiri.

Kombes Aloysius mengakui saat itu Polres Metro Bekasi tidak bisa serta merta menangkap pelaku. "Ada proses lidik (penyelidikan) dulu yang harus dilakukan oleh penyidik, yang menyebabkan pelaku tidak dapat secara serta merta langsung ditangkap."

Saat ini pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. A dijerat dengan Pasal 289 KUHP dan Pasal 82 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

A diketahui bekerja sebagai penjaga warung di dekat rumah korban. Sehari-hari, pelaku ternyata sering mengumpulkan anak-anak di sekitar warung yang ia jaga.

Saat melakukan pencabulan pelaku menjanjikan korban Rp 2 ribu hingga akan ditraktir beli kepiting serta kerang.

Bentuk pencabulan yang dilakukan oleh pelaku adalah menggedong korban lalu mengomentari area sensitif korban.

"Digendong-gendong, sambil meraba payudara anak-anak, 'wah ini masih rata nih'," ujar DN selaku orangtua korban, Kamis (23/12/2021).

"Nah yang kedua anak saya, nah ini udah ada berisi, nah merangsang dah tuh," jelasnya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Beladiri, Jawa Barat
wwwwww