Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
11 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
11 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
22 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
11 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
11 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
21 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Pandemi, Anggaran Liburan Akhir Tahun Masyarakat Meningkat

Pandemi, Anggaran Liburan Akhir Tahun Masyarakat Meningkat
Ilustrasi liburan di tengah pandemi. (foto: ist.)
Selasa, 28 Desember 2021 06:20 WIB
DEPOK - Survey dari SurveySensum 2021 Holiday Shopping Trends Report mencatat, 42 persen masyarakat sudah merencanakan liburan akhir tahun 2021 dengan anggaran lebih besar dari akhir tahun 2020. Hal tersebut disampaikan CEO SurveySensum & NeuroSensum Rajiv Lamba dalam siaran pers yang dikutip di Depok, Jawa Barat, Selasa (28/12/2021).

"Riset berkelanjutan kami tahun ini menemukan bahwa terdapat lebih banyak masyarakat yang akan bepergian di akhir tahun. Kenaikannya hingga 8 persen dari 34 persen di akhir tahun 2020. Dari segi anggaran pun naik 4 persen secara umum," kutipan pernyataan Rajiv yang dibaca GoNEWS.co.

Vaksinasi, kata Rajiv, juga berpengaruh pada pengganggaran masyarakat untuk liburan akhir tahun. Masyarakat yang sudah mendapatkan vaksin penuh tahun ini menaikkan anggaran perjalanan mereka sekitar 7 persen, terlebih kalangan menengah atas yang rata-rata menambah 11 persen anggaran wisatanya.

Sebaliknya, masyarakat yang belum vaksin atau baru satu kali vaksin, cenderung menahan diri bepergian. Jika ada yang bepergian, anggarannya menurun 8 persen dari tahun lalu.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:PON, Ekonomi, Jawa Barat
wwwwww