Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
23 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
16 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
14 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
15 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
16 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
23 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Kabar Gembira Bagi Pecinta Bola Basket Indonesia

Kabar Gembira Bagi Pecinta Bola Basket Indonesia
Junas Miradiarsyah. (Dok. iblindonesia)
Jum'at, 07 Januari 2022 10:25 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) kembali diijinkan menghadirkan penonton pada musim. Ini menjadi kabar gembira bagi pecinta bola basket yang ingin menyaksikan Kompetisi IBL Tokopedia 2022 yang akan dimulai di Gedung Basket Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 15 Januari 2022.

“IBL menjadi kompetisi olah raga professional pertama yang akan dihadiri penonton setelah musim lalu harus melakukan kompetisi gelembung tanpa penonton,” kata Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsjah saat launching IBL Tokopedia 2022 di CGV FX Senayan, Jakarta, Kamis 6 Januari.

“Target awal kami bukan memenuhi stadion dengan penonton. Ada pembatasan jumlah penonton dalam gedung, untuk Jakarta mungkin hanya 500 penonton,” jelasnya. Syarat bagi penonton adalah sudah menjalani dua kali vaksinasi, melakukan tes antigen dan pemesanan tiket hanya melalui online.

“Kami tetap akan patuh pada protokol Kesehatan dan tentu pada keputusan pihak berwenang. Setiap kota penyelenggara seri memiliki batas jumlah penonton berbeda tergantung kapasitas gedungnya,” ujarnya. “H-7 setiap seri kami akan memantau perkembangan Covid-19 pada kota penyelenggara tersebut,” tegasnya.

Sebelum seri pertama di Jakarta, IBL juga akan melakukan simulasi soal kehadiran penonton di Gedung Basket Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. “Jumat 7 Januari besok kami akan melakukan simulasi tersebut,” paparnya. ***

wwwwww