Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
22 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
23 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
22 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
22 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
11 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
6
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
22 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Jika Reshuffle Masih Gantung, Sebaiknya PAN Keluar dari Koalisi Jokowi

Jika Reshuffle Masih Gantung, Sebaiknya PAN Keluar dari Koalisi Jokowi
Jokowi saat bertemu Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan. (Foto: Istimewa)
Sabtu, 08 Januari 2022 21:10 WIB

JAKARTA - Bergabungnya PAN ke dalam koalisi pemerintahan tidak lantas membuat Presiden Joko Widodo melakukan perombakan atau reshuffle Kabinet Indonesia Maju.

Hal ini dipertanyakan Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie. Sebabnya, dia menilai Jokowi seolah tidak memikirkan kontribusi PAN untuk bisa bekerja demi rakyat. "Pasalnya PAN masuk gerbong koalisi pemerintahan Jokowi," ujar Jerry, Sabtu (8/1/2022).

Menurut Jerry, waktu penundaan reshuffle sudah berlangsung cukup lama, apabila dihitung dari pernyataan resmi PAN untuk bergabung ke dalam koalisi pemerintahan pada Rakernas II PAN di Kantor DPP PAN, Jalan Warung Buncit Raya, Kalibata, Jakarta Selatan, 31 Agustus 2021 yang lalu.

Sehingga, reshuffle yang masih tarik ulur kapan akan dilakukan Jokowi hingga minggu pertama tahun 2022, justru menurut Jerry makin mempertegas gelagat Kepala Negara menutup kemungkinan PAN mendapat kursi menteri.

"Paling efektif kalau reshuffle akhir tahun 2021. Tapi ini sudah minggu pertama belum ada signal. Malahan angin berputar, isu reshuffle diganti penambahan wakil menteri," tuturnya.

Maka dari itu, Jerry menyarankan PAN untuk ambil sikap tegas mengenai dinamika politik yang terjadi sekarang ini, tanpa harus menunggu lama Jokowi melakukan reshuffle. "Buat saya PAN keluar di koalisi jika tak ada kadernya di kabinet," demikian Jerry.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww