Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
13 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
13 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
13 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
4
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
13 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
13 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Kasus Omicron Terus Nambah, PKB: Perketat Prokes, Edukasi Publik dengan Berita Mendidik

Kasus Omicron Terus Nambah, PKB: Perketat Prokes, Edukasi Publik dengan Berita Mendidik
Wakil Ketua Komisi IX DPR Nihayatul Wafiroh. (Foto: Istimewa)
Sabtu, 08 Januari 2022 23:19 WIB

JAKARTA - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 kembali melaporkan tambahan sebanyak 479 kasus per Sabtu (8/1). Sementara Kasus konfirmasi Omicron di Indonesia bertammbah 57 orang. Total kasus konfirmasi Omicron di Tanah Air mencapai 318 orang per Jumat (7/1/2022).

Wakil Ketua Komisi IX DPR Nihayatul Wafiroh berharap penyebaran Varian Omicron tidak terus berkembang di tanah air. "Semoga tidak menyebar luas seperti varian Delta kemarin," kata Nihayatul Wafiroh dalam keterangannya persnya, Sabtu (8/1/2022).

Dia meminta, masyarakat semakin memperketat dan disiplin Protokol Kesehatan (Prokes). Namun, masyarakat juga perlu diedukasi dengan baik. "Terus edukasi masyarakat. Jangan yang seram-seram terus disajikan ke publik," pinta Ninik, sapaan akrabnya.

Ninik berharap, pemerintah dan media menyajikan berita yang realistis dan mendidik. Data dan informasi yang disebarkan harus sesuai dengan kenyataan.

"Sehingga masyarakat tidak panik, namun tetap waspada menghadapi Omicron ini," tandas Ketua Bidang Kesehatan dan Penguatan Inklusi Disabilitas DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Mementerian Kesehatan (Kemenkes) menyampaikan, kasus konfirmasi Covid-19 varian Omicron kembali bertambah sebanyak 57 orang hingga Jumat (7/1). Total konfirmasi Omicron sebanyak 318 orang. Penambahan 57 orang itu terdiri dari 7 orang transmisi lokal dan 50 orang pelaku perjalanan luar negeri.

"Secara keseluruhan dari awal kasus Omicron pada Desember 2021 hingga Jumat (7/1) kasus transmisi lokal berjumlah 23 orang dan kasus dari pelaku perjalanan luar negeri berjumlah 295 orang," kata Juru Bicara Kemenkes Siti Nadia Tarmizi dalam keterangannya, Sabtu (8/1).

Secara kumulatif, kasus paling banyak berasal dari Turki dan Arab Saudi. Kebanyakan kasus konfirmasi Omicron adalah mereka yang sudah lengkap vaksinasi Covid-19. Dia menjelaskan, sebanyak 99 persen kasus Omicron yang diisolasi memiliki gejala ringan atau tanpa gejala. 97 persen kasus didominasi oleh pelaku perjalanan luar negeri dan berasal dari Provinsi DKI Jakarta.

Selanjutnya sebanyak 4,3 persen kasus memiliki komorbid seperti Diabetes Melitus dan Hipertensi, serta 1 persen kasus membutuhkan terapi oksigen. Kebanyakan orang terinfeksi Omicron adalah mereka yang sudah divaksinasi lengkap dan tidak bergejala sampai bergejala ringan.

"Dari hasil pemantauan, sebagian besar kondisinya ringan dan tanpa gejala. Gejala paling banyak adalah batuk dan pilek," tuturnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww