Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
21 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
10 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
3
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
10 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
10 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
10 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Nasional

Papua Dilanda Banjir, Ini Arahan Wapres

Papua Dilanda Banjir, Ini Arahan Wapres
Wapres Maruf Amin dalam suatu kunjungan kerja. (foto: ist.)
Sabtu, 08 Januari 2022 17:48 WIB
JAKARTA - Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) Ma'ruf Amin memberi arahan penanggulangan bencana banjir dan longsor yang melanda lima distrik di Papua akibat hujan lebat sejak Kamis malam (6/01/2022).

Dalam siaran resmi yang dikutip GoNEWS.co di Jakarta, Sabtu (8/12/2021), Wapres meminta, agar Kementerian Sosial dan BNPB termasuk TNI-Polri untuk untuk segera menanggulangi dampak yang diderita korban bencana.

Dalam jangka panjang, kata Wapres Maruf, tidak hanya upaya-upaya bantuan namun antisipasi tanggap bencana juga harus diperkuat.

"Jangka panjangnya, tentu kita harus mengantisipasi sumber-sumber yang menyebabkan terjadinya banjir itu. Bagaimana meminimalisir, kemudian bagaimana masyarakat lebih siap kalau terjadi banjir," tutur Wapres.

Jadi, tegas Wapres Maruf, "Banjirnya diminimalisir, kemudian kesiapan masyarakat dalam menghadapi setiap terjadinya banjir bahkan bencana (juga diperkuat, red).

Sebab, ungkap Wapres, secara letak geografis, Indonesia merupakan wilayah yang rawan terhadap terjadinya bencana. Sehingga, kewaspadaan dan perencanaan terhadap potensi terjadinya bencana merupakan faktor penting yang harus disiapkan.

"Sebab Indonesia ini bagian negara yang mengalami banyak potensi kebencanaannya. Maka itu ada badannya yang menangani. Nah kita antisipasinya juga (harus) lebih. Mungkin selama ini kurang kita perhitungkan seperti Jayapura, ya. Tapi ternyata juga terjadi banjir. Itu harus ditata perencanaan pembangunan kotanya, kemudian juga kesiapan masyarakatnya," pungkas Wapres.

Sebagai informasi, berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Pusdalops BNPB) pada Jumat (7/01/2022), sampai saat ini masih dilakukan upaya-upaya evakuasi warga terdampak banjir dan longsor. Sejumlah perahu karet dan truk serbaguna juga telah disiapkan untuk proses evakuasi warga. Di sisi lain, pendataan korban, pemadaman listrik dan pemantauan curah hujan masih terus dilakukan oleh Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jayapura.

Adapun distrik yang terdampak yakni Distrik Jayapura Utara, Distrik Jayapura Selatan, Distrik Abepura, Distrik Heram, dan Distrik Muara Tami.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Olympic, Nasional, Jawa Barat, Papua
wwwwww