Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
20 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
20 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
20 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
20 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
20 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
20 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2021-2022

Liestiadi Bilang Tidak Dapat Kemenangan Mudah dari Persik

Liestiadi Bilang Tidak Dapat Kemenangan Mudah dari Persik
Pemain Persikabo 1973 rayakan kemenangan. (Dok. ligaindonesiabaru)
Sabtu, 15 Januari 2022 13:22 WIB
Penulis: Azhari Nasution
DENPASAR - Persikabo 1973 sukses meraih tiga poin penting usai mengalahkan Persik Kediri dengan skor tipis 2-1 dalam lanjutan pekan ke-19 Liga 1 2021/2022 di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Jumat (14/1/2022).

Sempat tertinggal lebih dulu melalui gol Fitra Ridwan, Laskar Padjajaran akhirnya membalikkan keadaan via Aleksandar Rakic dan Dimas Drajad. Pelatih Liestiadi mengungkapkan rasa senangnya. Menurutnya kemenangan ini tak lepas dari daya juang dan keinginan kuat para pemain untuk bisa meraih tiga angka.

"Alhamdulillah terhadap perjuangan anak-anak, kemudian dukungan suporter yang luar biasa melalui doa, sehingga kami bisa mendapat hasil maksimal dengan tiga poin. Walaupun Persik tak diperkuat dua pemain asingnya, tapi mereka memberi perlawan yang ketat, terbukti mereka unggul lebih dulu," ujar Liestiadi.

"Untuk hasil akhir ini harus kami syukuri karena kami berusaha keras untuk keluar dari zona papan bawah. Alhamdulillah anak-anak bermain spartan dan militan, untuk meraih harga diri kami, yaitu meraih kemenangan," tambahnya.

Liestiadi mengakui kemenangan ini tidak didapat dengan cara yang mudah. Apalagi ia menyebut kondisi fisik para pemain tidak seluruhnya berada dalam kondisi yang prima, sehingga strategi yang ia canangkan tidak berjalan dengan maksimal.

"Dari segi kebugaran, kita lihat Rakic baru bergabung dengan kami. Kemudian Manahati Lestusen baru sembuh dari cedera. Syahrul Trisna dan Hanis Sagara juga sempat menjalani karantina sepulang dari Singapura. Jadi dari segi kebugaran mereka belum sepenuhnya fit," katanya lagi.

"Walaupun tadi strategi kurang berjalan tapi anak-anak sudah kasih yang terbaik. Mungkin di laga berikutnya dengan kondisi yang lebih fit mereka akan lebih maksimal lagi," beber eks pelatih PSIM Yogyakarta ini.

Rasa syukur juga terucap dari mulut Hanis Sagara yang mengatakan keberhasilan Persikabo ini tak lepas dari kerja keras para pemain. Ia menyebut hasil positif ini bisa mendongkrak mental pemain menjadi lebih baik.

"Saya sangat bersyukur karena kami diberikan kemenangan. Itu tidak luput dari kerja keras teman-teman yang tidak kenal lelah. Kami akan lebih optimis lagi memenangkan pertandingan, karena kami masih berada di papan bawah," pungkasnya. ***

wwwwww