Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
19 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
19 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
19 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
19 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
19 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
18 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2021-2022

Kemenangan Persela Diganjal Motta

Kemenangan Persela Diganjal Motta
Malik Risaldi usai ciptakan gol. (Dok. ligaindonesiabaru)
Minggu, 16 Januari 2022 20:03 WIB
Penulis: Azhari Nasution
GIANYAR - Persela Lamongan gagal memenuhi ambisi meraih tiga poin. Dalam laga pekan 20 BRI Liga 1 2021/2022, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (15/1/2022), Persela hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Persija Jakarta.

Persela Lamongan sejatinya unggul terlebih dahulu melalui gol yang dicetak Malik Risaldi pada menit ke-59. Namun, keunggulan tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu sirna sembilan menit menjelang pertandingan berakhir usai bek Persija Jakarta, Marco Motta mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-81.

Pelatih Persela Lamongan, Jafri Sastra menyebut hilang konsentrasi di menit-menit akhir masih menjadi problem bagi timnya. Ia pun segera akan melakukan evaluasi penampilan Gian Zola Nasrulloh dkk agar di pertandingan berikutnya hal yang sama tidak kembali terulang.

“Kembali lagi di pertandingan malam ini (kemarin) kita kehilangan tiga poin, hilang konsentrasi ketika pertandingan sisa 7-8 menit, kami kebobolan lagi,” ungkap pelatih asal Padang.

“Masih banyak hal-hal yang harus kita benahi di pertandingan berikutnya. Kita berpacu dengan waktu menjadi PR kami terutama di bola-bola atas,” sambungnya.

Mantan pelatih Semen Padang itu menilai para pemain Persela Lamongan sebenarnya tampil cukup bagus. Mereka mampu mengimbangi dan menekan para pemain Persija Jakarta, hanya saja kelengahan di menit-menit akhir mampu dimanfaatkan pemain Persija Jakarta untuk mencetak gol.

“Kami kurang konsisten, sebetulnya anak-anak tampil 80 menit berjalan cukup baik. Artinya bisa bertarung sampai menit 80,” jelas Jafri Sastra.

“Tapi kita kehilangan konsentrasi dan kehilangan fokus sehingga kami kebobolan menit 80 ke atas,” tandasnya. ***

wwwwww