Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
16 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
16 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
16 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
16 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
16 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
16 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Kriminal

Transparansi Proses RUU IKN Dipertanyakan

Transparansi Proses RUU IKN Dipertanyakan
Peneliti Formappi Lucius Karus dalam suatu kesempatan. (foto: dok. ist./detikcom)
Selasa, 18 Januari 2022 18:35 WIB
JAKARTA - Peneliti Formappi Lucius Karus menilai UU IKN (Undang-Undang Ibu Kota Negara) yang baru saja disahkan DPR tidak cukup aspiratif dalam prosesnya. Melalui sambungan telepon, Selasa (18/1/2022), Lucius menyebut pihaknya bahkan tak bisa cukup memantau proses pembahasan RUU IKN.

"Nggak bisa mantau karena di situs DPR itu informasinya sangat terbatas. Itu kan draf yang ada di situ kan draf awal dari pemerintah. Draf yang kemudian disahkan ini kita nggak tahu," ungkap Formappi kepada GoNEWS.co.

Catatan Formappi, Panitia Khusus (Pansus) RUU IKN ditetapkan pada 6 Desember 2021, sementara pertengahan Desember DPR memasuki masa reses. "Mulai lagi tanggal 11 Januari."

Jadi, waktu efektif proses pembahasan hanya sekitar 2 pekan. Ini jauh lebih cepat dari UU Ciptaker yang berproses selama 10 bulan. Jika berkaca pada UU Ciptaker, uji materi produk legislasi ini di Mahkamah Konstitusi juga menyoal betul prosedur pembahasan.

Jika yang 10 bulan saja digugat, ujar Lucius, "Apalagi yang dua minggu,".

Seperti diketahui, DPR telah mensahkan RUU IKN menjadi UU IKN dalam rapat paripurna, Selasa, tadi.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Nasional, Kriminal, DKI Jakarta
wwwwww