Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
20 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
24 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
3
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
21 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
4
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
20 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
5
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
19 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Menpora Amali Bicara Soal Target Masuk Peringkat 5 Besar Dunia Tahun 2045

Menpora Amali Bicara Soal Target Masuk Peringkat 5 Besar Dunia Tahun 2045
Menpora Amali (Dok. Kemenpora)
Sabtu, 29 Januari 2022 12:17 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali berbicara tentang potret pemuda dalam 100 tahun Indonesia Merdeka atau tepatnya tahun 2045. Hal ini berkaitan dengan keluarnya Peraturan Presiden (Perpres) nomor 86 tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang ditandatangani Presiden Joko Widodo.

"Kita tahu bahwa para pelaku-pelaku olahraga itu mayoritas adalah generasi muda. Kita juga mempunyai mimpi yang besar khususnya untuk prestasi kita di bidang olahraga ini bahwa kita harus meningkat dan kita sejajar dengan negara-negara lain di dunia. Dalam Desain Besar Olahraga Nasional tepatnya 100 tahun Indonesia Merdeka atau tepatnya di olimpiade 2045 kita mencanangkan Indonesia pada peringkat 5 dunia untuk olimpiade dan paralimpiade," kata Menpora Amali saat menjadi narasumber dalam acara MGN Summit: 2022 dengan tema "Bangkit Bersama, Maju Indonesia" Metro TV, Jumat (28/1/2022).

Menpora Amali mengakui bahwa hal tersebut merupakan pekerjaan besar karena membangun prestasi supaya bisa menjadi kebanggaan buat bangsa dan negara. Pasalnya, selama ini prestasi generasi muda di bidang olahraga belum terdesain tapi by accident.

"Kita mendapatkan bakat, kita mendapatkan talenta kemudian dia muncul sebagai generasi muda yang berprestasi di bidang olahraga. Tetapi kemudian tidak berkesinambungan dengan lapisan-lapisan di bawahnya," jelasnya.

Dengan demikian, melalui DBON Kemenpora akan membuat pabrik prestasi olahraga yang dimulai dengan meningkatkan kebugaran masyarakat. Karena dari masyarakat yang bugar maka lahir talenta dan bibit atlet berprestasi.

Disamping itu, pihaknya akan menyiapkan 150 atlet elit nasional yang merupakan hasil seleksi dari 250 ribu anak muda yang tersebar di seluruh Indonesia yang dipantau sejak mereka SD dan SMP kemudian ditempatkan di Training Camp di Cibubur Jakarta.

"Ini terukur dan tentu kerjasama dari semua pihak, dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ristek, Kementerian kesehatan, Kementerian Keuangan. Kementerian Dalam Negeri dan lain sebagainya. Semua terlibat dalam pembentukan prestasi nasional," katanya.

"Yang terbentuk bukan hanya prestasi tetapi karakter bangsa melalui pembentukan karakter seorang atlet seorang generasi muda yang punya karakter, punya semangat juang yang tinggi, sehingga membuat dia menjadi kebanggaan buat bangsa ini dalam 100 tahun Indonesia merdeka. Kita bermimpi Indonesia berada di peringkat 5 besar dunia tahun 2045," tambahnya.

Menpora Amali mengaku optimis target-target tersebut bisa tercapai. Asalkan Indonesia fokus dalam melakukan pembinaaan terhadap cabang olahraga yang ada di dalam DBON.

Menurutnya, berdasarkan hasil diskusi dengan para guru besar ilmu keolahragaan Indonesia memiliki potensial menduduki 5 besar dunia tahun 2045. Sebab, berkaca dari Jamaika gang wilayahnya kecil peringkat olahraganya diatas Indonesia. Satu hal yang merka lakukan yaitu fokus terhadap cabang-cabang olahraga tertentu.

"Yang belum kita miliki konsentrasi kepada cabang-cabang olahraga yang memungkinkan kita berprestasi, anak-anak muda kita ini bisa berprestasi. Saya optimis, kita tetap optimis dan target-target yang sudah ditetapkan. Itu merupakan mimpi besar kita Indonesia peringkat 5 besar dunia tahun 2045," harapnya. ***

wwwwww