Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
18 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
18 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
18 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
18 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
18 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
18 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Peduli Lingkungan, DPD RI Tanam Mangrove di Kepulauan Seribu

Peduli Lingkungan, DPD RI Tanam Mangrove di Kepulauan Seribu
Rombongan Anggota DPD saat goro menanam mangrove di Kepualan Seribu. (Foto: DPD RI)
Sabtu, 29 Januari 2022 21:11 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
KEPULAUAN SERIBU - Wakil ketua I DPD RI Nono Sampono bersama rombongan anggota DPD RI SubWilayah Timur II menggelar rapat konsolidasi. Kegiatan konsolidasi diisi dengan kegiatan penanaman pohon mangrove dan pelepasan bibit penyu di pantai Pulau Pramuka Kabupaten Kepulauan Seribu, Sabtu (29/01/2022).

"Kami berharap gerakan rehabilitasi penghijauan mangrove dapat menjaga kelestarian lingkungan dan memitigasi kebencanaan tsunami, serta dapat memberdayakan ekonomi masyarakat pesisir," kata Nono Sampono.

Nono menambahkan bahwa gerakan penanaman itu untuk mendukung program pembangunan rendah karbon (PRK) yang diusung oleh pemerintah pusat dan Provinsi Banten. Program tersebut dapat memitigasi bencana tsunami berupa benteng hijau di daerah pesisir.

Selain itu, mangrove ditanam karena memiliki berbagai fungsi yang didapatkan seperti dapat menahan abrasi, menahan kecepatan angin karena memiliki akar yang kuat serta fungsi penghijauan yang dapat meningkatkan oksigen.

"Mangrove ini adalah salah satu tanaman yang mengeluarkan penghasil oksigen cukup tinggi dibanding tanaman lain. Itu sangat berpengaruh pada kualitas oksigen kita," katanya.

Nono Sampono juga berharap ke depannya dengan program ini dapat memberdayakan ekonomi masyarakat pesisir dengan membuka kawasan ekowisata. Di ekowisata itu masyarakat setempat bisa membuka usaha aneka makanan dan juga kerajinan yang berbasis mangrove, seperti kaos menggunakan yang pewarna alaminya memanfaatkan mangrove. "Kami optimistis penanaman mangrove dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat pesisir," ungkap Nono Sampono.
 
Penanaman mangrove ini menjadi salah satu solusi penting untuk mengatasi masalah lingkungan yang terjadi dengan harapan habitat makhuk hidup dalamnya akan berangsur membaik sehingga ekosistem lingkungan area tersebut akan pulih. "Kita harus menjaga lingkungan dengan menanam mangrove di sekitar pantai. Lingkungan akan terlindungi, termasuk habitat sekitar pantai,” tutup Nono Sampono.***

wwwwww