Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
5 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
5 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
5 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
4 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Nasional

Muhaimin Tak Hadiri Pengukuhan PBNU, Pengamat Ingatkan Pentingnya Suara NU untuk PKB

Muhaimin Tak Hadiri Pengukuhan PBNU, Pengamat Ingatkan Pentingnya Suara NU untuk PKB
Ketum PKB Muhaimin Iskandar dalam suatu kesempatan. (foto: ist.)
Rabu, 02 Februari 2022 12:59 WIB
JAKARTA - Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga mengatakan, ketidakhadiran Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) saat pengukuhan Pengurus PBNU di Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin kemarin, bukan suatu hal yang mengejutkan. Demikian Ia sampaikan dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (2/2/2022).

"Cak Imin dinilai bukanlah gerbongnya Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf yang ingin mengembalikan NU ke khittahnya sebagaimana yang dicita-citakan Gusdur. Karena itu, Cak Imin bisa jadi dinilai bukan bagian dari Gusdurian," kata Jamil dikutip GoNEWS.co di Jakarta.

Muhaimin, kata Jamil, kemungkinan juga dinilai sosok yang tidak loyal kepada Gusdur. Indikasi ke arah itu terlihat saat Cak Imin mengambil alih Ketua Umum PKB. "Kejadian tersebut tampaknya masih membekas dikalangan Gusdurian," ujarnya.

"Tampaknya hal itu juga yang membuat Kepengurusan PBNU saat ini memasang jarak dengan PKB, khususnya Cak Imin. NU, sebagaimana diinginkan Gus Dur, ingin ada dimana-mana," kata Jamil.

Jadi, terang Jamil, NU tampaknya ingin menunjukkan bukan bagian dari PKB. NU ingin mengatakan, PKB lah yang menjadi bagian dari NU. "Pemikiran ini logis, karena memang NU yang membentuk PKB."

"Kalau NU memasang jarak, tentu yang rugi pastinya PKB. Sebab, mayoritas pendukung PKB warga NU. Hal itu tampaknya akan terlihat pada Pemilu 2024," kata Jamil.

Dalam acara pengukuhan pengurus PBNU di Balikpapan, Kalimantan Timur, sejumlah petinggi negara hadir menyaksikan langsung. Tampak hadir Presiden Joko Widodo dan Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDIP Puan Maharani. Sementara, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar tidak kelihatan alias absen dalam acara tersebut.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Metropolitan, Nasional, DKI Jakarta, Kalimantan Timur
wwwwww