Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
19 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
19 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
19 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
19 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
19 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
19 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Bamsoet Lepas Peserta Sumatra Tribute for Camel Trophy 2022

Bamsoet Lepas Peserta Sumatra Tribute for Camel Trophy 2022
Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo. (Foto: Istimewa)
Senin, 07 Februari 2022 00:41 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAMBI - Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo melepas peserta wisata petualangan Sumatra Tribute serta meresmikan prasasti Sumatra Tribute for Camel Trophy, yang diselenggarakan oleh Land Rover Club Indonesia (LRCI) di Jambi, Minggu (6/2/22).

Prasasti Sumatra Tribute for Camel Trophy tersebut kemudian diserahkan kepada Pemerintah Daerah Muaro Jambi, untuk dijadikan monumen kesejarahan, yang akan selalu mengingatkan pada event otomotif legendaris yang pernah diselenggarakan 42 tahun yang lalu di tanah Sumatra, Camel Trophy 1981. Sekaligus menjadi pengingat akan potensi dan sumberdaya yang dimiliki untuk dioptimalkan pemanfaatannya. Serta menjadi penyemangat untuk bersama melangkah maju ke depan.

"Bagi pecinta olahraga off-road, sudah tidak asing lagi dengan Camel Trophy, event otomotif bergengsi yang berorientasi pada petualangan dan eksplorasi alam yang penuh tantangan. Dalam sejarah penyelenggaraan Camel Trophy sejak tahun 1980, kita boleh berbangga bahwa Indonesia menjadi satu-satunya negara yang sudah empat kali menyelenggarakan Camel Trophy, yaitu pada tahun 1981 di Sumatra, tahun 1985 dan 1996 di Kalimantan, dan tahun 1988 di Sulawesi," ujar Bamsoet saat meresmikan prasasti Sumatra Tribute for Camel Trophy sekaligus melepas peserta wisata petualangan Sumatra Tribute, di Jambi, Minggu (6/2/22)

Turut hadir antara lain Gubernur Jambi M. Haris, Wakil Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno, Kapolda Jambi Irjen Pol Ahmad Wibowo, Wakapolda Jambi Brigjen Pol Yudawan Roswinarso, Pembina Land Rover Indonesia sekaligus Badan Pembina IMI Pusat Komjen Pol (Purn) Nanan Soekarna, dan Pembina Land Rover Jambi Irjen Pol (Purn) Bambang Suparsono, Hubungan Antar Lembaga IMI Pusat Erwin MP, serta Komunikasi dan Media IMI Pusat Dwi Nugroho.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Ketua Umum Pengurus Besar Tarung Derajat ini menjelaskan, keberhasilan Indonesia menyelenggarakan empat kali Camel Trophy tersebut menandakan bahwa komunitas otomotif global mengakui Indonesia adalah negara yang kaya akan potensi dan sumberdaya untuk diexplore lebih dalam. Khususnya untuk penyelenggaraan event otomotif kelas dunia.

"Rute napak tilas yang akan dilalui 40 peserta wisata petualangan Sumatra Tribute pada hari ini akan melalui Jambi hingga Berastagi sejauh kurang lebih 1.600 kilometer dan melintasi 4 provinsi di Sumatra. Tidak saja menghamparkan medan yang menantang, melainkan juga menawarkan pengalaman eksotis dengan melewati berbagai destinasi wisata alam yang mendunia, seperti kaldera danau Toba," jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum FKPPI dan Kepala Badan Bela Negara FKPPI sekaligus Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini menerangkan, kegiatan napak tilas yang dilaksanakan dalam rangka memperingati penyelenggaraan Camel Trophy tahun 1981 di Sumatra ini, tidak hanya bermakna historis. Tetapi juga menjadi manifestasi nyata dari konsep sport automotive tourism, di mana para peserta berperan sebagai duta-duta wisata yang akan membuka jendela wahana wisata tanah air kepada dunia.

"Delegasi LRCI juga membawa misi sosial dan misi budaya dalam perjalanannya dari Jambi menuju Berastagi. Antara lain melalui kegiatan Peduli Pendidikan dengan memberikan bantuan paket perlengkapan sekolah untuk anak-anak di berbagai desa yang dilalui, dan kegiatan bakti sosial 'Jernang for Life' dengan membagikan bibit pohon Jernang kepada masyarakat Suku Anak Dalam. Selain membantu kehidupan masyarakat Suku Anak Dalam, karena getah Jernang mempunyai nilai ekonomi yang cukup tinggi, kegiatan ini juga menjadi wujud kepedulian terhadap pelestarian lingkungan. Mengingat ketersediaan pohon Jernang di alam semakin berkurang dari tahun ke tahun, sehingga perlu dilakukan upaya pembudidayaan," pungkas Bamsoet.***

wwwwww