Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
8 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
3
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
9 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
9 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
8 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Olympic

Pesawat Garuda Tujuan Aceh Batal Mendarat Gegara Cuaca Buruk

Pesawat Garuda Tujuan Aceh Batal Mendarat Gegara Cuaca Buruk
Ilustrasi Garuda Indonesia. (Foto; Istimewa)
Senin, 07 Februari 2022 17:22 WIB
JAKARTA - Pesawat Garuda Indonesia dari Jakarta tujuan Aceh batal mendarat karena cuaca buruk. Pesawat dialihkan ke Bandara Kualanamu, Sumatera Utara.

Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 146 itu seharusnya mendarat di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar, pukul 14.45 WIB, Senin (7/2/2022). Pesawat berputar balik ketika berada di wilayah Aceh Besar.

"Nggak bisa landing karena cuaca. Visibility sekitar 500 meter jadi dia divert ke Medan," kata Manajer Operasional Bandara SIM Surkani saat dimintai konfirmasi wartawan, Senin (7/2/2022).

Dia mengatakan jarak pandang 500 meter tidak direkomendasikan untuk mendarat. Pesawat dialihkan ke Kualanamu hingga cuaca di Bandara SIM membaik. "Begitu nanti cuaca sudah bagus baru dia berangkat lagi dari KNO (Kualanamu) ke BTJ (Bandara SIM)," jelas Surkani.

Prakirawan Cuaca Stasion Meteorologi Bandara SIM, Nasyitthoh Azzahra Lubis, mengatakan, sekitar pukul 14.00 WIB, tercatat adanya awan kumulonimbus dan jarak pandang di wilayah bandara sekitar 500 meter. Awan disertai angin tersebut bertahan tergolong lama.

"Kecepatan anginnya mencapai 12 knot. Tadi sekitar satu jam," jelas Nasyitthoh saat dikonfirmasi wartawan.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:PON, Olympic, DKI Jakarta, Aceh
wwwwww