Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
6 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
6 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
6 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
6 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Menurut Fahri Hamzah, Saat Ini Partai Politik Telah Kehilangan Jiwanya

Menurut Fahri Hamzah, Saat Ini Partai Politik Telah Kehilangan Jiwanya
Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah. (Foto: Istimewa)
Rabu, 09 Februari 2022 19:45 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Partai politik saat ini telah mengambil alih kedaulatan rakyat. Bahkan, partai politik telah kehilangan perannya sebagai wadah pendidikan masyarkat

Begitu dikatakan Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah dalam acara Gelora Talk edisi ke 33 dengan tema "Pemilu 2024: Daulat Parpol Vs Daulat Rakyat" secara virtual, Rabu (9/2/2022).

"Kalau kita lihat cara partai politik dikelola hari ini, dikelola oleh keluarga, dikelola oleh segelintir orang, dikelola oleh penguasa tunggal itu mencemaskan sebetulnya," kata Fahri.

Menurutnya, partai politik seharusnya bertindak sebagai lembaga ilmu pengetahuan. Namun, saat ini fungsi itu telah hilang. "Partai politik sebagai lembaga ilmu pengetahuan hilang fungsinya, partai politik sebagai cikal bakal dan background demokrasi mulai kehilangan jiwanya," ujarnya.

Jika dilihat, lanjut Fahri, ke depan nanti akan ada tren menguatnya partai politik untuk benar-benar dikuasai oleh segelintir orang saja. "Maka kecemasan orang bahwa oligarki ada di belakang ruang ruang gelap yang mengatur negara ini saya kira menemukan kebenarannya, ini yang harus kita catat dan mulai diskusikan,” tutupnya.***

wwwwww