Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
5 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
5 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
5 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
5 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Olympic

Masya Allah, Perwira Tinggi TNI Ini Punya Amalan Rutin Puasa Senin Kamis

Masya Allah, Perwira Tinggi TNI Ini Punya Amalan Rutin Puasa Senin Kamis
Mayor Jenderal Andi Muhammad saat berkunjung ke MUI Sulsel. (Foto: Istimewa)
Rabu, 09 Februari 2022 19:49 WIB

MAKASSAR - Mayor Jenderal Andi Muhammad mungkin lebih banyak dikenal sebagai perwira tinggi. Kini, dia menjabat sebagai Panglima Daerah Militer XIV Hasanuddin. Siapa sangka, Andi ternyata tentara yang taat ajaran agama. Dia bahkan punya amalan rutin menjalankan puasa sunah Senin Kamis.

Bahkan saat berkunjung ke Kantor MUI Sulawesi Selatan pada Senin, 7 Februari 2022 kemarin, Andi memilih datang di sore hari. Rupanya, dia ingin bersilaturahmi dengan pengurus MUI Sulsel sembari berbuka puasa sunah.

Menurut Andi, kedisiplinan akan memudahkan seseorang menyelesaikan masalahnya. Tidak hanya soal waktu namun juga ibadah. "Seorang Muslim harus adil membagi waktunya untuk kegiatan dunia dan akhirat," ujar Andi.

Andi bahkan punya pengalaman soal ibadah saat bertugas di medan konflik Aceh. Bagi dia, kekuatan doa adalah keuksesan pasukannya meredam gejolak yang terjadi di provinsi paling barat Indonesia itu.

Dalam kondisi genting, Andi pernah menugaskan sebagian anggota untuk tidak terjun ke medan perang. Mereka diperintah untuk berada di dalam masjid. "Mereka ditugaskan untuk tetap di masjid untuk berdoa meminta petunjuk Allah, berkat zikir dan doa keadaan pun pulih kembali," kata Andi.

Kedisiplinan adalah hal penting di dunia militer. Andi pun berkeinginan untuk menerapkan kedisiplinan dalam beribadah kepada anggotanya dengan sholat tepat waktu dan berjemaah di masjid, dikutip dari laman MUI.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Sulawesi Selatan
wwwwww