Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
24 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
23 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
3
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
23 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
4
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
23 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
23 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  Olympic

Refly Harun: Yang Dihukum Pidana Gegara Kerumunan Cuma Habib Rizieq

Refly Harun: Yang Dihukum Pidana Gegara Kerumunan Cuma Habib Rizieq
Kerumunan Imlek di salah satu Mall di Bandung. (Foto: Istimewa)
Rabu, 09 Februari 2022 19:59 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Ahli Hukum Tata Negara Refly Harun kembali bertanya soal kasus yang sedang dihadapi oleh Habib Rizieq Shihab (HRS). Berdasarkan pandangan hukumnya, Refly Harun menilai HRS tidak macam-macam. Termasuk juga Habib Bahar Smith (HBS).

"Tapi sebagai orang hukum tergelitik begini, HRS itu ditahan karena apa? Apakah dia ditahan (karena) macam macem dalam tanda kutip? Ataukah dia melakukan pelanggaran hukum yang sesungguhnya bukan perbuatan macam-macam?," tanya Refly Harun di YouTube miliknya, Senin (7/2/2022).

"Biasa-biasa saja yang juga dilakukan Presiden Jokowi, yaitu dia melakukan acara maulid nabi dalam kasus Petamburan yang menimbulkan atau memunculkan kerumunan,” sambungnya.

Refly Harun melanjutkan, bedanya adalah kalau kerumunan HRS berbuah pidana. Kalau orang lain tidak. "Termasuk kerumunan terakhir ini bagaimana orang memperingati sebuah tahun baru misalnya," ujarnya.***

wwwwww