Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
23 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
24 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
22 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
22 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
6
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
22 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Home  /  Berita  /  MPR RI

HPN 2022, Gus Jazil: Pers Ikut Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HPN 2022, Gus Jazil: Pers Ikut Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid. (Foto: Istimewa)
Rabu, 09 Februari 2022 20:03 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA – Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid menegaskan, wartawan mempunyai peran dan fungsi yang penting dalam peradaban zaman. Bahkan dalam sistem demokrasi pres juga sebagai pilar keempat demokrasi. Hal tersebut disampaikannya dalam keterangan resminya dalam menyambut peringatan Hari Pers Nasional Rabu (9/2/2022).

Dikesempatan itu pula, selain mengucapkan selamat hari pers nasional dirinya berharap agar pers terus menjalankan fungsinya di tengah masyarakat. "Pers ikut mencerdaskan kehidupan bangsa, dan pers tidak hanya menuntut masyarakat untuk terus membaca namun juga memberikan informasi dan berita," ucap Politisi yang akrab disapa Gus Jazil itu.

Ia juga mengakui, saat ini banyak tantangan yang dihadapi oleh kalangan pers dengan hadirnya dunia digital seperti media sosial.Dikatakannya dulu orang yang menulis disebut Wartawan, namun sekarang semua orang bisa menulis sehingga meraka dapat memberitakan apa saja yang terjadi.

"Nah sekarang berita yang ada, sumbernya selain dari wartawan juga dari masyarakat. Inilah tantangan yang perlu dihadapi wartawan sebab akan terjadi siapa paling cepat memberitakan peristiwa," tambahnya.

Terlepas dari tantangan yang ada, Gus Jazil tetap berkeyakinan bahwa masyarakat akan tetap membutuhkan layanan berita dari pers. "Masyarakat yang cerdas akan tetap membutuhkan informasi dan berita,dan ruang inilah yang harus diisi oleh pers," kata Gus Jazil.

Dirinya menilai, Hal demikian ditekankan sebab jangan sampai ruang-ruang berita yang ada diisi oleh kelompok penyebar berita hoax, fitnah, dan bully. Yang keberadaannya bisa memecah persatuan bangsa.

"Untuk itulah pers diharap tetap terus menerapkan keprofesionalannya dalam bekerja sehingga produksi berita yang ada bisa dipercaya, objektf, aktual, mendidik, independent, dan memihak pada kebenaran," pungkasnya.***

wwwwww