Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
18 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
20 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
20 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
20 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
18 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
9 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Hengki Infandi Curi Perhatian, Michael Glover Tak Tampil

Hengki Infandi Curi Perhatian, Michael Glover Tak Tampil
Hengki Infandi (Dok. iblindonesia)
Sabtu, 12 Februari 2022 18:52 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Tak tampilnya Michael Glover sempat menjadi kendala NSH Mountain Gold Timika di Indonesia Basketball League (IBL) 2022. Glover sendiri tidak memperkuat NSH Mountain Gold, hingga enam laga di awal musim ini. Namun hebatnya, ada pemain yang membantu NSH bangkit, dan menjadi pendukung yang sempurna untuk performa menawan Shavar Newkirk.

Tim asuhan head coach Anthony Garbelotto tersebut tidak bisa dilepaskan dari peran Shavar Newkirk. Satu-satunya pemain asing NSH tersebut mengoleksi 26,0 PPG, 10,2 RPG, dan 4,6 APG. Sebagai satu-satunya pemain asing di tim NSH saat ini, Newkirk benar-benar tapil dominan. Tentu ini sangat mengembirakan bagi tim, karena mereka tetap bisa menjaga agas lolos ke Playoffs dengan 3 kali menang dari 5 game.

Tapi yang patut jadi sorotan adalah kehadiran seorang Hengki Infandi. Pemain asal Papua tersebut berhasil mencuri perhatian para penggemar NSH. Dengan gaya rambut afro, Hengki tiba-tiba muncul bagaikan malaikat penyelamat. Sebab, dia bisa mencetak 7,2 PPG dan menjadi momok menakutkan di paint area lawan dengan kecepatannya.

Kalau melihat performa Hengki selama ini, tentu penampilannya di tahun 2022, menjadi yang terbaik. Meski terlalu cepat untuk memutuskan bahwa dirinya layak jadi pemain paling improve musim ini. Karena liga belum selesai, masih dihentikan sementara karena kondisi tanah air yang kembali diguncang pandemi Covid-19.

Hengki pertama kali muncul di liga Indonesia pada tahun 2016 bersama Garuda Bandung. Saat itu tim dipimpin oleh head coach Fictor G. Roring. Pada musim rookie, Hengki sama seperti yang lainnya, tidak langsung menonjol. Bahkan itu berlangsung sampai musim keduanya di liga.

Pada tahun 2018, Hengki memutuskan pindah ke NSH untuk meniti karier yang lebih baik. Kali ini dia mendapatkan menit bermain yang banyak dan bisa mengoleksi 2,4 PPG. Tapi di musim 2020, menit bermainnya turun lagi. Persaingan di tim, dengan tiga pemain asing membuat Hengki seakan tersisih. Dia hanya tampil 10 menit per game dengan catatan rata-rata 3,1 PPG.

Beranjak ke musim 2021, Henki mulai menunjukkan perkembangan. Dia bisa menjadi salah satu tumpuan NSH dengan mencetak 3,4 PPG, 2,8 PPG, dalam 14,3 menit per game. Lalu tiba-tiba, perfomanya melonjak sangat pesat di musim 2021.

Tentunya kita semua berharap bahwa NSH tetap dalam jalurnya, meski belum bisa mendatangkan pemain andalannya. Namun peran Hengki tidak boleh dipandang sebelah mata. ***

wwwwww