Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
21 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
14 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
13 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
14 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
14 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
21 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Masyarakat Pinjam Bank Keliling demi Beli Minyak Goreng

Masyarakat Pinjam Bank Keliling demi Beli Minyak Goreng
Warga mengantre untuk mendapatkan minyak goreng dalam operasi pasar mengatasi kelangkaan di Pamulang, Banten, beberapa waktu lalu. (foto: dok. ist./merdeka)
Sabtu, 12 Februari 2022 15:51 WIB
JAKARTA - Pendamping Masyarakat Yayasan Budaya Mandiri Max Ohandi mengatakan, ada fenomena masyarakat rela meminjam bank keliling demi membeli minyak goreng subsidi dalam jumlah banyak. Demikian Ia ungkap dalam acara diskusi virtual dengan YLKI, kemarin.

Fenomena ini muncul pasca pemerintah menetapkan harga Rp14.000 per liter minyak goreng subsidi.

Berita Terkait: Resmikan Pasar Pulung Kencana Tulang Bawang Barat, Menko Airlangga: Ini Bisa Jadi Destinasi Wisata Belanja

Berita Terkait: Lawan Kartel Minyak Goreng, Komisi VII DPR Desak Pemerintah Bentuk Tim Pengawas

"Kami menemukan warga sengaja beli minyak goreng dengan pinjam bank keliling," katanya sebagaimana dikutip GoNEWS.co dari Merdeka, Sabtu (12/2/2022).

Max mengungkapkan, rata-rata masyarakat meminjam Rp500.000 dan mengembalikan pinjaman ke bank keliling sebesar Rp750.000. "Pembayaran 25 kali bayar dan menurut mereka ini dipotong Rp150.000 dari tabungan mereka," katanya.

Dalam membeli minyak goreng subsidi tersebut, masyarakat bekerjasama dengan petugas minimarket. "Misalnya, mereka langsung menitipkan uang, ini buat (beli) minyak goreng satu minggu ke depan ke petugas," katanya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Ekonomi, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww