Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
20 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
13 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
12 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
13 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
13 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
20 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Kemenangan Skor Tipis Bikin Khawatir Andika Supriadi

Kemenangan Skor Tipis Bikin Khawatir Andika Supriadi
Dewa United Basketball (Foto: iblindonesia)
Kamis, 17 Februari 2022 19:34 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Pelatih Dewa United Surabaya, Andika Supriadi Saputra khawatir dengan kemenangan tim asuhannya. Alasannya, Dewa United selalu menang meraih kemenangan dengan skor tipis.

Sejak Indonesia Basketball League (IBL) 2022 digulirkan pada 15 Januari hingga adanya penundaan karena pandemi, Dewa United sudah menang lima kali dari enam game. Tapi catatan tersebut kurang memuaskan, karena tercatat ada empat kali mereka menang dengan margin lima poin atau kurang. Bahkan ada pula yang menang dengan jarak hanya satu poin saja.

Di awal musim, Dewa United menang 73-72 dari DNA Bima Perkasa Jogja, kemudian menang tipis 66-64 atas Satya Wacana Salatiga. Lalu kemenangan ketiga juga tidak terlalu bagus. Mereka menang 70-68 dari Tangerang Hawks. Baru di pertandingan keempat Dewa United menang meyakinkan atas Indonesia Patriots dengan skor 71-44.

Di kemenangan kelima, Dewa United terpaut lima angka (83-78) atas Bumi Borneo Pontianak. Lalu sebelum penundaan liga, Dewa United kalah 73-93 dari West Bandits Solo. Catatan inilah yang membuat Coach Bedu sedikit khawatir. Karena kemenangan dengan margin tipis, artinya mereka masih punya peluang besar untuk kalah.

"Kami masih bisa kalah seandainya kurang fokus di menit-menit akhir. Maksud saya, dengan kemenangan tipis, saya justru malah khawatir," ungkapnya.

Coach Bedu juga menuturkan bahwa kalau tim yang dikalahkan dari beda Divisi, itu bagus. Tapi kalau ada di Divisi yang sama, maka bakal jadi masalah bagi Dewa United di kemudian hari.

"Jadi begini, kalau kami menang tipis, lawan pasti lebih penasaran. Dengan mereka merasa penasaran, permainan mereka akan lebih gila lagi dari pertandingan sebelumnya. Makanya kalau kami bertemu dengan tim yang kami kalahkan dengan margin tipis, kami harus berhati-hati. Mereka bisa balas dendam," jelasnya.

Namun Dewa United tentu sudah mengantisipasi semua kemungkinan yang terjadi. Saat ini yang bisa dilakukan adalah berlatih dan mengevaluasi kinerja pemain selama enam pertandingan pertama IBL 2022. Selanjutnya, saat liga digulirkan kembali, maka Dewa United bisa lebih baik, dan yang paling penting, mereka bisa menang dengan skor yang lebih meyakinkan. ***

wwwwww