Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
11 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
11 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
22 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
11 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
11 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
11 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Kejuaraan Bulutangkis Asia Beregu 2022

Bungkam India, Putra Indonesia Juara Grup

Bungkam India, Putra Indonesia Juara Grup
Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulan (Foto: PP PBSI)
Jum'at, 18 Februari 2022 16:12 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SELANGOR - Tim Nasional (Timnas) Bulutangkis Putra Indonesia tampil sebagai juara grup Kejuaraan Bulutangkis Asia Beregu (BATC) 2022. Kepastian iti didapat setelah Skuad Garuda Muda membungkam India 3-2 di laga terakhir fase penyisihan Grup A.

Pada pertandingan di Setia City Convention Centre, Selangor, Malaysia, Jumat (18/2/20220), pemain Merah-Putih tampil apik dan penuh semangat. Perubahan formasi pemain, tak memengaruhi kekompakan tim.

"Terima kasih atas perjuangannya sehingga seperti tim putri, tim putra Indonesia juga tampil sebagai juara grup. Namun perjuangan belum berakhir. Pemain harus tetap semangat untuk menatap babak semifinal," kaya Aryono Miranat, pelatih ganda putra.

Undian semifinal baru akan dilakukan setelah pertandingan sesi sore berakhir malam ini. Baik di putra maupun putri, juara grup akan diundi kembali dengan runner up grup. Jadi kemungkinannya, juara grup akan bertemu lawan yang sama seperti di fase grup sebelumnya atau runner up grup lain.

Meski pada laga pembuka, Chico Aura Dwi Wardoyo gagal, kondisi tim Indonesia tetap kokoh. Pemain lain tak terpengaruh. Chico kalah usai dijegal Lakshya Sen, 18-21, 25-27.

"Tadi sih saya kurang tenang saat memimpin dan jadi buru-buru. Pada poin-poin kritis, saya kurang berani mengambil keputusan untuk mengambil dan pegang permainan depan. Padahal dari segi permainan, sudah keluar semua. Lawan hari ini tampil baik dan pertahanannya juga kuat," sebut Chico.

GoNews.co Chico Aura Dwi Wardoyo (Foto:
Chico Aura Dwi Wardoyo (Foto: PP PBSI)

Ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin sukses menyamakan kedudukan 1-1. Pasangan berjulukan The Babbies itu menggusur Manjit Singh Khwairakpam/Dingku Singh Konthoujam, 21-16, 21-10.

"Kami main seperti biasa. Tadi memang sempat adaptasi dulu. Setelah tahu bagaimana permainan lawan, kami nyaman untuk menyerang. Saat Indonesia ketinggalan 0-1, justru menambah semangat kami main bagus untuk menang," aku Leo.

Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay yang turun di partai ketiga, memenangi laga melawan George Kiran, 21-13, 17-21, 21-10. Dengan kemenangan ini, Indonesia pun memimpin 2-1.

"Saya mengawali pertandingan dengan baik. Sayang di gim kedua, saya tidak tepat dalam menerapkan strategi. Syukurlah akhirnya bisa menang dan membawa Indonesia unggul 2-1," ujar Ikhsan.

Pasangan Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana juga nyaman saat pertama kali dimainkan. Mereka menang atas Hariharan Amsakarunan/Ruban Kumar Rethinasabapathi, 21-10, 21-10. Indonesia pun unggul 3-1 dan memastikan sebagai juara grup tanpa menunggu hasil di partai kelima.

"Kaget juga lihat lawan hari ini. Padahal kemarin penampilan mereka saat lawan Hong Kong bagus. Senang bisa main dan memastikan Indonesia jadi juara grup," ucap Fikri.

Di partai terakhir, Yonathan Ramlie yang pertama kali dimainkan, tak berhasil mengemban misi. Sudah tampil bagus di gim kedua, dia dikalahkan Mithun Manjunath, 12-21, 21-15, 17-21.

"Banyak pelajaran yang saya dapat dari kekalahan ini. Main di beregu itu beda dengan turnamen. Sebenarnya saya ingin juga menyumbangkan angka," ucap Yonathan.

Susunan Pemain Berubah

Susunan pemain yang diturunkan lawan India, berubah. Di tunggal, Christian Adinata digantikan Yonathan Ramlie. Sementara untuk ganda, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan diistirahatkan.

Posisi Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin pun naik menjadi ganda pertama. Sementara ganda kedua ditempati Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana yang menjalani debut.

"Pram/Yere performanya tak seperti yang diharapkan. Mereka dua kali kalah. Juga untuk memberi kesempatan Fikri/Bagas merasakan atmosfer ajang beregu," jelas Aryono.

Sedangkan menurut pelatih tunggal putra, Harry Hartono, dipilihnya Yonathan Ramlie menggantikan Christian Adinata, karena secara kualitas permainan keduanya itu seimbang. Juga untuk memberi kesempatan kepada Yonathan untuk turun bermain dan merasakan suasana kejuaraan beregu seperti BATC ini.

"Ini juga untuk memberi jeda istirahat kepada Christian yang sebelumnya bermain ketat dan menguras mental saat lawan Korea Selatan. Selain itu juga untuk jaga-jaga karena selama persiapan di pelatnas, lutut Christian sempat cedera," ujar Harry.

Indonesia vs India (3-2)

- Chico Aura Dwi Wardoyo vs Lakshya Sen, 18-21, 25-27

- Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin vs Manjit Singh Khwairakpam/Dingku Singh Konthoujam, 21-16, 21-10

- Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay vs George Kiran, 21-13, 17-21, 21-10

- Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana vs Hariharan Amsakarunan/Ruban Kumar Rethinasabapathi, 21-10, 21-10

- Yonathan Ramlie vs Mithun Manjunath, 12-21, 21-15, 17-21. ***

wwwwww