Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
14 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
14 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
14 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
14 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
15 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Meski Dihantam Covid 19, Pelita Jaya Tak Masalah Ganti Pelatih

Meski Dihantam Covid 19, Pelita Jaya Tak Masalah Ganti Pelatih
Pelita Jaya Bakrie (Foto: iblindonesia)
Senin, 21 Februari 2022 18:45 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Pelita Jaya Bakrie Jakarta dihantam Covid-19. Akibatnya, mereka tidak tampil sama sekali pada Seri Kedua di Indonesia Basketball League (IBL) 2022 di C-Tra Arena Bandung. Namun, sejauh ini tidak ada masalah teknis yang dialami Pelita Jaya, meski ada pergantian pelatih.

Pelita Jaya sekarang ditangani langsung oleh head coach Fictor Gideon Roring. Selama ini kita mengenal Coach Ito sebagai sosok di balik layar Pelita Jaya, yakni sebagai direktur olahraga. Namun, dalam perjalanannya Coach Ito juga pernah turun gunung di musim 2018-19. Jadi sepertinya menang perubahan yang ada sekarang tidak ada bedanya dengan musim lalu.

Pelita Jaya hanya bermasalah soal kedisiplinan. Terutama dalam hal menjaga diri dari penularan virus Covid-19. Namun itu tidak bisa dijadikan alasan, karena situasi ini juga di luar kendali mereka. Yang bisa dilakukan hanyalah #SalingJaga agar #LigaKita tetap bisa bergulir, dan keamanan dan keselamatan pemain dan seluruh yang terlibat bisa terjaga dengan baik.

Kembali soal performa tim dari sisi statistik, Pelita Jaya tampaknya sama sekali tidak mengalami masalah. Musim lalu mereka mencetak rata-rata 81,8 PPG, 46,1 RPG, dan 18,6 APG dalam 16 laga regular season. Sayangnya Pelita Jaya gagal mendapatkan gelar juara setelah kalah di final dari Satria Muda Pertamina Jakarta.

Sepertinya masalah tersebut sudah teratasi. Karena Pelita Jaya musim ini sudah mengalahkan Satria Muda Pertamina Jakarta di game pertama mereka di IBL 2022. Setidaknya mereka sudah bisa menghapus bayang-bayang buruk dari Satria Muda. Sementara dilihat dari catatan statistik sejauh ini juga semakin bagus. Pelita Jaya mencetak rata-rata 81,8 PPG, 41,8 RPG, dan 20,0 APG.

Kehadiran pemain asing sekelas Dior Lowhorn dan Kevin Bridewaters mampu menjaga konsistensi Pelita Jaya. Lowhorn sendiri tampil produktif dengan rataan 19,3 PPG. Keberadaan Lowhorn di bawah ring memberikan kepercayaan diri kepada para shooter untuk melakukan tembakan tripoin. Buktinya 3PTS precetage mereka meningkat dari 27% menjadi 29% musim ini. Meski tidak signifikan namun kenaikan ini memberikan kepecayaan diri mereka sebagai salah satu tim favorit peraih gelar juara liga musim ini. ***

wwwwww