Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
17 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
17 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
17 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
17 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
17 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
16 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Gubernur Sumut dan Aceh Sambut Baik Arahan Menpora Amali

Gubernur Sumut dan Aceh Sambut Baik Arahan Menpora Amali
Menpora Amali saat memberikan arahan. (Foto: Kemenpora)
Kamis, 24 Februari 2022 20:56 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANDA ACEH - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali menitikberatkan pada kesiapan daerah pada saat memberikan pengarahan deklarasi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024. Kesiapan daerah dimulai sejak biding dan setelah terpilih harus mempersiapkan perencanaan secara matang hingga pemanfaatan fasilitas pasca even.

"Saya tadi sengaja menampilkan contoh PON Papua berapa biayanya, itu agar daerah mempersiapkan kesiapannya. Kan gini, PON itu pada saat daerah mau biding sebagai tuan rumah itu sudah ada modal kesanggupan, itu yang paling penting. Dari kesanggupan itu apa yang bisa disupport oleh pemerintah pusat menjadi hal selanjutnya. Jadi utamanya PON itu leading daerah bukan pusat, jadi pusat akan melengkapi," kata Menpora Amali saat Deklarasi PON ke-21 Aceh-Sumut, di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Kamis (24/2/2022).

Ditambahkan lagi ujung kesuksesan adalah harus sukses pemanfaatan berbagai fasilitas yang dibangun agar terus bermanfaat dalam pembinaan prestasi olahraga.

"Silakan, saran saya boleh belajar dari tempat penyelenggaraan PON sebelumnya, yang baik diambil, yang kurang diperbaiki. Setelah selesai even, fasilitas harus terus hidup. Terus terang selama ini kita belum sukses tentang hal ini, maka di PON Aceh-Sumut ini harus direncanakan dengan baik agar sukses pasca even dari segi pemanfaatan fasilitas," tutupnya.

Menanggapi arahan, saran, dan harapan Menpora tentang berbagai target sukses PON, kedua gubernur menyambut baik, menyampaikan terima kasih karena sejak awal sudah diingatkan sejak kesepakatan bersama, perencanaan yang matang, hingga sinergi pengelolaan berbagai fasilitas olahraga agar usai even tetap bermanfaat guna pembinaan atlet di daerah.

"Terima kasih Bapak Menpora, berbagai arahan dan peringatannya menjadikan Aceh semakin siap sebagai tuan rumah. Kami sudah sepakat dengan Gubernur Sumatera Utara, dan tahapan time line dan lainnya siap dijalankan," kata Gubernur Aceh Nova Iriansyah.

"Pak Menpora rapat koordinasi telah kami lakukan, sudah disampaikan ke KONI Pusat dan dilaporkan kepada Bapak. Arahan tentang pasca even fasilitas tetap berfungsi sudah kami masukkan dalam perencanaan yang matang sehingga nanti terus dapat dipakai dan integrasi," ucap Edy Rahmayadi.

Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman, mengatakan bahwa PON ke-21 Aceh-Sumut ini harus lebih baik dari PON-PON sebelumnya, apalagi ini menjadi penyelenggaraan pertama dengan lebih satu provinsi sebagai tuan rumah.

"Arahan Pak Menpora harus kita laksanakan dengan baik, PON tahun 2024 harus lebih baik dari sebelum-sebelumnya. Ini diselenggarakan lebih dari satu provinsi, harus koordinasi yang baik dan menjadi contoh," kata Ketum KONI Marciano. ***

Kategori:Voli, Non Olympic, Aceh
wwwwww