Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
19 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
24 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
3
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
20 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
4
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
19 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
5
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
19 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Penampilan Indonesia Patriots Menurun

Penampilan Indonesia Patriots Menurun
Milos Pejic bersama pemain Indonesia Patriots (Foto: iblindonesia)
Kamis, 24 Februari 2022 13:15 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Indonesia Patriots merupakan tim bentukan Pengurus Pusat Persatuan Bolabasket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) yang mengarungi Indonesia Basketball League (IBL). Tujuannya,  meningkatkan prestasi basket Indonesia. Namun, penampilan Indonesia Patriots di IBL 2022 ini menurun dibandingkan dua musim terakhir. Padahal, ada beberapa pemain yang sama di roster Patriots tahun ini.

Pada tahun 2021 lalu, Patriots yang dipimpin head coach Youbel Sondakh bisa mencuri hati IBL Fans. Mereka memang 10 kali dari 16 laga. Sekedar mereview saja, bahwa Patriots musim lalu bisa mencetak rata-rata 71,6 PPG, 46,3 RPG, dan 17,1 APG. Kalau dari sisi poin, pemain-pemain yang tampil gemilang adalah Yudha Saputera, Ali Bagir Alhadar, Muhammad Arighi, Hendrick Xavi Yonga, dan Kelvin Sanjaya.

Bergeser ke tahun 2022, PP Perbasi membuat perubahan. Federasi hanya mempertahankan beberapa pemain seperti Mario Davidson, Ali Bagir, Aldy Izzatur Rachman, Dame Diagne, dan Serigne Modou Kane. Dari sisi kepelatihan, PP Perbasi mengganti semuanya, termasuk head coach yang kali ini dipegang oleh Milos Pejic. Pelatih asal Serbia yang dua musim sebelumnya menangani Satria Muda Pertamina Jakarta.

Performa Patriots pun turun drastis. Mereka hanya mencetak 53,8 PPG, 41,5 RPG, dan 8,0 APG. 2PTS precentage juga turun jadi 41,1% dan 3PTS precentage hanya 11,4%. Pemain yang banyak mencetak poin adalah Mario Davidson (14,0 PPG) dan Ali Bagir (12,0 PPG). Patriots hanya bermain empat laga dan mencuri satu kemenangan saja. Sementara timnya terganggu dengan banyaknya pemain yang terpapar covid-19.

Meskipun hanya sebatas menempa mental mereka, namun seharusnya para pemain Patriots juga harus lebih baik lagi. Karena mereka adalah pemain-pemain terbaik yang dikumpulkan dari seluruh Indonesia. Mereka harus punya progres yang bagus, demi kemajuan basket Indonesia ke depan. ***

wwwwww